Padang – Wakil Ketua Komisi VI DPR RI Andre Rosiade menyiapkan 10 unit bus untuk memudahkan perantau Minang, terutama mahasiswa asal Sumatera Barat di Semarang, pulang kampung bersama saat libur panjang.
Rencana itu disampaikan Andre melalui unggahan di media sosial pada Kamis (7/5/2026).
Langkah tersebut ia ambil setelah menerima aspirasi dari mahasiswa yang tergabung dalam Ikatan Keluarga Minang (IKAMMI) Semarang.
Para mahasiswa mengeluhkan tingginya biaya transportasi untuk pulang ke kampung halaman, terutama ketika musim liburan tiba.
Andre mengatakan, bantuan transportasi itu menjadi bentuk perhatian bagi mahasiswa Minang di perantauan.
Ia menilai program tersebut tidak hanya meringankan biaya perjalanan, tetapi juga mempererat hubungan antarmahasiswa asal Sumatera Barat.
“Perjalanan bersama ini bukan hanya soal pulang kampung, tetapi juga membangun kebersamaan dan solidaritas antar mahasiswa Minang di perantauan,” kata Andre.
Andre Rosiade yang juga Ketua Umum Ikatan Keluarga Minang (IKM) menyebut jumlah mahasiswa Minang di Semarang mencapai ratusan orang.
Karena itu, ia menilai kebutuhan transportasi bersama penting agar mereka bisa pulang dengan aman, nyaman, dan lebih hemat.
Andre menambahkan, bus gratis itu diharapkan bisa menjadi agenda rutin ke depan.
Menurutnya, jumlah mahasiswa Minang di berbagai daerah terus bertambah sehingga dukungan kepada para perantau, khususnya mahasiswa, perlu diperkuat.
Mahasiswa IKAMMI Semarang menyambut baik langkah tersebut.
Mereka menilai program itu sebagai wujud kepedulian nyata terhadap perantau Minang yang menempuh pendidikan di luar daerah.
Dengan bantuan 10 bus itu, para mahasiswa berharap perjalanan pulang kampung saat libur panjang menjadi lebih ringan, aman, dan semakin memperkuat rasa kekeluargaan sesama perantau Minang.










