Malalak, Agam – Bupati Agam, Benni Warlis, menegaskan pentingnya peran masjid sebagai pusat pembinaan karakter untuk membentengi generasi muda dari pengaruh negatif teknologi dan pergaulan buruk.

Pernyataan tersebut disampaikan Benni saat membuka Training Manajemen Masjid bagi pengurus masjid se-Kecamatan Malalak di Kantor Camat Malalak pada Sabtu (31/10).

Benni menyoroti fenomena semakin renggangnya hubungan generasi muda dengan masjid di tengah ancaman penyalahgunaan narkoba, judi online, dan kenakalan remaja.

Ia mengajak seluruh pengurus masjid untuk mentransformasi fungsi rumah ibadah agar tidak sekadar menjadi tempat salat, melainkan ruang interaksi sosial dan pendidikan agama yang inklusif.

“Jangan biarkan generasi muda kita tumbuh jauh dari masjid,” tegas Benni.

Ia menambahkan bahwa masjid harus dihadirkan sebagai tempat yang nyaman bagi anak-anak serta remaja untuk belajar agama, membangun pergaulan positif, sekaligus mengembangkan potensi diri.

Benni mengingatkan kembali sejarah Minangkabau yang melahirkan banyak ulama dan pemimpin besar melalui tradisi pendidikan di surau serta masjid.

Tradisi tersebut, menurutnya, perlu dihidupkan kembali melalui pengelolaan masjid yang lebih adaptif dan melibatkan partisipasi aktif generasi muda.

Dalam kesempatan itu, Benni turut mengajak seluruh elemen masyarakat dan pemerintah untuk menyukseskan gerakan Subuh Bangkit sebagai upaya membudayakan salat berjemaah.

Ia menekankan bahwa keberhasilan gerakan ini sangat bergantung pada keteladanan yang ditunjukkan oleh para pemimpin di tingkat kabupaten hingga nagari.

“Para pemimpin dan ASN diharapkan tidak hanya mengajak masyarakat, tetapi juga menunjukkan contoh nyata dengan meramaikan masjid,” ujar Benni.

Selain aspek manajemen, Benni menekankan bahwa pembinaan generasi muda harus berlandaskan pada penguatan nilai keimanan dan pemahaman akhlak yang kokoh.

Ia berharap pelatihan ini mampu membekali pengurus masjid dengan semangat baru dalam mengelola rumah ibadah secara profesional bagi kemaslahatan umat.

Benni optimistis langkah strategis ini akan menjadikan masjid di Kecamatan Malalak sebagai fondasi utama dalam membentuk generasi yang religius serta berkarakter.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *