Padang – Bandara Internasional Minangkabau (BIM) mencatat lonjakan penumpang dan penerbangan selama periode Angkutan Lebaran 2026, sekaligus mempertahankan rekor zero accident.

BIM melayani 180.015 penumpang, meningkat 6,4 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Puncak arus penumpang terjadi pada 29 Maret 2026 dengan 10.596 penumpang, menjadi rekor harian tertinggi di kuartal pertama tahun ini.

Dari sisi operasional, BIM mencatat 1.213 pergerakan pesawat, naik 4,9 persen. Peningkatan ini didukung 139 extra flight dari Garuda Indonesia, Citilink, dan Wings Air, melayani rute Jakarta, Yogyakarta, Halim, Kuala Lumpur, Batam, dan Medan.

General Manager BIM, Dony Subardono, menekankan sinergi antara Angkasa Pura Indonesia dan seluruh stakeholder kunci keberhasilan kelancaran arus mudik Lebaran.

“Peningkatan lalu lintas penerbangan dan pergerakan penumpang selama periode Angkutan Lebaran 2026 dapat dilayani secara optimal, dengan pencapaian utama zero accident,” ujarnya saat penutupan Posko Terpadu Angkutan Lebaran, Senin (30/3/2026).

Posko Terpadu Angkutan Lebaran di BIM beroperasi sejak 13 Maret hingga 30 Maret 2026, melibatkan maskapai penerbangan, Pertamina, BMKG, Basarnas, Balai Karantina, Dinas Perhubungan, TNI, Polri, dan instansi terkait lainnya.

Dony menambahkan, peningkatan trafik dan zero accident membuktikan peran strategis BIM sebagai pintu gerbang utama konektivitas udara di Sumatera Barat. BIM berkomitmen terus meningkatkan kualitas layanan dan kolaborasi untuk mendukung pariwisata dan perekonomian daerah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *