Jakarta – Anggota Komisi V DPR RI Zigo Rolanda kembali mendorong percepatan pembangunan feeder Tol Dharmasraya-Rengat dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi V DPR RI bersama jajaran Eselon I Kementerian Pekerjaan Umum di Jakarta, Rabu (1/7/2026).
Rapat itu dihadiri Direktorat Jenderal Bina Marga, Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT), serta Kepala Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) dari seluruh Indonesia. Pembahasan difokuskan pada pendalaman program dan anggaran tahun 2027, termasuk Rencana Kerja dan Anggaran Kementerian/Lembaga (RKA K/L) serta Rencana Kerja Pemerintah (RKP) Kementerian/Lembaga Tahun Anggaran 2027.
Zigo menilai forum pembahasan anggaran tersebut menjadi momentum penting untuk membawa proyek feeder Tol Dharmasraya-Rengat ke tahap berikutnya. Ia menegaskan usulan pembangunan jalan penghubung itu sudah melalui kajian dan tercantum dalam Rencana Strategis (Renstra) Kementerian Pekerjaan Umum.
“Kami menindaklanjuti usulan pembangunan feeder Tol Dharmasraya-Rengat. Usulan tersebut telah melalui proses kajian dan sudah masuk ke dalam Renstra Kementerian Pekerjaan Umum,” ujar Zigo.
Dia juga mendorong agar ruas tersebut dijadikan prioritas agar bisa segera direalisasikan. Menurutnya, pembangunan itu akan memperkuat konektivitas dan ikut mendorong pertumbuhan ekonomi di kawasan setempat.
“Kami mendorong agar pembangunan ruas tersebut menjadi prioritas untuk masuk ke tahap berikutnya, sehingga dapat segera direalisasikan guna meningkatkan konektivitas serta mendorong pertumbuhan ekonomi kawasan,” katanya.
Zigo menambahkan, keberadaan feeder Tol Dharmasraya-Rengat akan memperkuat jaringan transportasi darat, memperlancar arus logistik, dan membuka akses yang lebih baik bagi masyarakat maupun pelaku usaha di Sumatera.
Ia memastikan Komisi V DPR RI akan terus mengawal pembahasan program dan anggaran infrastruktur agar proyek strategis yang memberi manfaat besar bagi masyarakat mendapat dukungan pemerintah dan masuk prioritas pembangunan nasional Tahun Anggaran 2027.











