AGAM – Pesilat muda asal Lubuk Basung, Kabupaten Agam, Furqon Habil Winata, kembali mengharumkan nama Indonesia setelah meraih medali emas di ajang 10th Asian Pencak Silat Championship 2026 di Dong Nai, Vietnam. Tampil di final, siswa kelas 2 SMA Negeri 1 Lubuk Basung itu menang telak atas pesilat tuan rumah, Trinh Van Duong, dengan skor 59-29 hingga wasit menghentikan pertandingan.
Kemenangan tersebut menambah catatan prestasi Habil, yang sebelumnya lebih dulu menyingkirkan pesilat India, Bikram Singh Ningombam, pada babak awal. Di semifinal, ia juga memastikan tempat di partai puncak setelah mengalahkan pesilat Singapura, Muhamad Iryan Anaqi.
Prestasi atlet silat Tangan Mas asuhan pelatih kepala Asrial SH dan pelatih Jefri Juniardi itu dinilai layak diapresiasi. Pasalnya, deretan medali emas yang diraih Habil ia kumpulkan dalam waktu singkat di sejumlah kejuaraan bergengsi, termasuk International Pencak Silat Indonesia Open Championship di Medan pada 4-10 Agustus 2025.
Ia juga meraih emas pada Kejuaraan Nasional Pencak Silat Golongan Remaja di Jakarta pada 3-7 September 2025, Asian Pencak Silat Championship di India pada 25-30 September 2025, Asian Youth Games di Bahrain pada 22-31 Oktober 2025, Popnas XVII dan Peparpenas XI 2025 di Jakarta, serta 14th Asian School Games di Brunei Darussalam pada 20-28 November 2025.
Dengan hasil terbaru di Vietnam, Furqon Habil Winata kini mencatat tujuh medali emas beruntun dalam rentang waktu yang tergolong singkat.
Ayah Habil, Dodi Makdang, mengaku bangga atas capaian putra sulungnya itu. Saat dihubungi melalui WhatsApp, ia mengatakan keberhasilan tersebut menjadi kebanggaan tersendiri bagi keluarga.
“Selaku orang tua, kami sangat bangga atas keberhasilan putra sulung kami meraih kembali medali emas untuk Indonesia di Vietnam,” kata Dodi.
Ia juga menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung Habil, terutama Asrial SH dan Jefri Juniardi yang telah melatih serta membina anaknya hingga meraih prestasi tersebut.
“Terima kasih juga atas support, dukungan, dan doa masyarakat Sumbar, khususnya Lubuk Basung,” ujarnya.











