Padang – Chief Operating Officer Danantara, Dony Oskaria, meninjau langsung progres proyek beautifikasi Terminal Keberangkatan di Bandara Internasional Minangkabau (BIM) pada Selasa (27/10).
Realisasi pengerjaan proyek tersebut tercatat telah mencapai 78 persen hingga akhir Oktober 2026.
Fokus pengerjaan saat ini mencakup penyelesaian interior, pemasangan sistem pencahayaan LED, hingga instalasi furnitur baru.
Pihak pengelola juga menyematkan ornamen artistik bermotif khas Minangkabau untuk menonjolkan kearifan lokal di area terminal.
Dony Oskaria menekankan pentingnya penyelesaian proyek tepat waktu guna mengantisipasi lonjakan penumpang pada periode libur Natal dan Tahun Baru.
“Seluruh rangkaian pekerjaan beautifikasi ditargetkan rampung sepenuhnya dan siap beroperasi pada bulan Desember 2026,” ujar Dony Oskaria.
Ia menambahkan bahwa proyek ini bertujuan meningkatkan standar kenyamanan serta pengalaman pengguna jasa bandara.
“Kami memastikan hasil akhir pekerjaan ini tidak hanya mempercantik tampilan fisik bandara, tetapi juga secara signifikan meningkatkan standar kenyamanan dan customer experience para penumpang,” tegas Dony Oskaria.
Manajemen telah menetapkan langkah strategis untuk mengejar sisa target 22 persen pengerjaan melalui pengoptimalan jumlah tenaga kerja.
Pihak kontraktor diwajibkan tetap memprioritaskan keselamatan kerja dan standar kualitas yang ditetapkan oleh Injourney Airport.
Manajemen juga akan melakukan pengujian fungsi atau commissioning test terhadap seluruh fasilitas baru sebelum dioperasikan secara penuh.
Proyek beautifikasi ini merupakan wujud komitmen Injourney Airport dan Danantara dalam menghadirkan infrastruktur bandara berkelas dunia.
Hasil akhir dari pembangunan ini diharapkan mampu memadukan unsur modernitas dengan identitas budaya Minangkabau bagi para penumpang.











