Padang – Polresta Padang mengamankan 18 sepeda motor berknalpot brong dalam patroli Kegiatan Rutin yang Ditingkatkan (KRYD) yang digelar sepanjang Sabtu (1/8) malam hingga Minggu (2/8) dini hari. Penertiban itu menyasar sejumlah titik rawan tawuran, balap liar, dan gangguan keamanan serta ketertiban masyarakat di Kota Padang.
Sebanyak 21 personel Tim Khusus (Timsus) Charlie diterjunkan dalam operasi tersebut di bawah komando Ipda Ryan Fermana dan Ipda Doni Murdani.
Penindakan pertama dilakukan di Jalan Pancasila, Kecamatan Padang Barat. Di lokasi ini, petugas mengamankan empat unit sepeda motor.
Sekitar pukul 23.00 WIB, personel mengikuti apel gabungan yang dipimpin Kabag Ops Polresta Padang, Kompol Afrides Roema. Dalam arahannya, Afrides meminta jajarannya memperketat pengawasan hingga dini hari untuk mengantisipasi potensi kerawanan pada malam akhir pekan.
Patroli kemudian dilanjutkan ke kawasan Jembatan Siti Nurbaya dan kembali menyisir Jalan Pancasila. Dari rangkaian penyisiran itu, petugas menambah 11 unit sepeda motor lagi.
Petugas juga sempat memantau kawasan Simpang Lamun Ombak di Jalan Khatib Sulaiman. Namun, situasi di lokasi tersebut terpantau aman dan kondusif.
Penyisiran berakhir di sekitar Simpang SPBU Sawahan pada pukul 02.30 WIB. Di titik terakhir ini, petugas kembali mengamankan tiga sepeda motor.
Seluruh kendaraan yang terjaring kini berada di Mapolresta Padang untuk diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku.
Kapolresta Padang, Kombes Pol Apri Wibowo, menegaskan patroli akan terus ditingkatkan sebagai langkah pencegahan.
“Kami akan terus meningkatkan patroli di titik-titik rawan sebagai bentuk kehadiran Polri di tengah masyarakat,” ujar Apri dalam keterangan tertulis.
Ia menambahkan, penindakan terhadap knalpot brong, balap liar, dan tawuran akan dilakukan secara tegas demi menjaga kenyamanan warga.
Apri juga mengimbau orang tua agar memperketat pengawasan terhadap anak-anak mereka, terutama agar tidak berada di luar rumah hingga larut malam.
Menurut dia, sinergi antara kepolisian dan masyarakat menjadi kunci menjaga kondusivitas Kota Padang.










