Koto Tuo – Warga Nagari Koto Tuo kini aktif memanfaatkan lahan pekarangan rumah untuk menanam sayuran. Program ini bertujuan menekan pengeluaran dan membuka peluang pendapatan tambahan bagi keluarga.
Pelatihan pembuatan kompos dan teknik menanam sayuran telah digelar di perpustakaan Nagari Koto Tuo pada 5-7 Agustus 2025.
Masyarakat diajarkan membuat pupuk organik dari bahan alami untuk meningkatkan kesuburan tanah. Mereka juga belajar cara praktis menanam sayuran seperti bayam dan kangkung.
Setelah pelatihan, warga menerima bantuan bibit bayam dan kangkung, serta 14 karung goni untuk bercocok tanam.
Setiap kepala keluarga yang berhasil menanam sayuran di pekarangan mendapat insentif Rp 2.000 per karung goni. Ini sebagai apresiasi dan motivasi.
Program ini berdampak positif, mengurangi ketergantungan pada sayuran dari luar dan membantu warga mendapat penghasilan tambahan dari hasil panen.
Pj. Wali Nagari Koto Tuo, Heries, SH, mengapresiasi program ini. Ia berharap kesadaran masyarakat akan pentingnya pemanfaatan pekarangan meningkat dan mendorong kemandirian ekonomi keluarga.











