Parik Malintang – Sekretaris Utama (Sestama) Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Rustian, meninjau daerah terdampak bencana di Padang Pariaman, Rabu (26/11).

Rustian didampingi Bupati John Kenedy Azis saat meninjau beberapa daerah terdampak, seperti Sikayan, Lubuak Aluang, dan Kampuang Galapuang, Ulakan Tapakih.

Kunjungan ini menjadi sinyal komitmen pemerintah pusat dalam mempercepat pemulihan infrastruktur dan kehidupan masyarakat pascabencana.

Saat rombongan BNPB tiba, cuaca di Padang Pariaman masih ekstrem dengan hujan dan angin kencang. Banjir masih melanda, dan setidaknya 10 dari 17 kecamatan terdampak luapan air sungai.

Bupati melaporkan bahwa Padang Pariaman terdampak cukup parah. Banyak ruas jalan amblas dan tertimbun longsor. Bendungan dan irigasi juga banyak yang rusak.

Rombongan BNPB tiba di Bandara Internasional Minangkabau (BIM) dan disambut Bupati, Ketua dan Anggota DPRD, Kepala BPBD Sumatera Barat, dan pejabat daerah lainnya.

Dari BIM, rombongan meninjau jalan putus di Korong Sikayan, Nagari Pasia Laweh, Kecamatan Lubuk Alung, dan jalan putus di Kampung Bonai, Nagari Parik Malintang.

“Ini akses jalan menuju Kantor Bupati Padang Pariaman, juga akses ke Polres Padang Pariaman. Ini jalur yang sangat vital bagi aktivitas pemerintahan dan masyarakat,” tegas Rustian.

Rustian memastikan usulan dari Bupati Padang Pariaman akan diproses ke BNPB. “Insyaallah di awal tahun sudah ada keputusan untuk penanganan,” ujarnya.

Bupati John Kenedy Azis (JKA) berharap BNPB segera turun tangan dalam penanganan. “Kami mohon penanganan secepatnya agar kehidupan masyarakat kembali normal,” ungkapnya.

Setelah meninjau akses jalan vital, rombongan mengunjungi Posko Komando Utama Bencana Padang Pariaman di Kampung Galapuang, Kecamatan Ulakan Tapakis. Mereka melihat langsung kondisi pengungsian dan upaya penanganan darurat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *