Padang – Ratusan siswa SD dan SMP di Kota Padang harus berjuang di tengah duka pasca banjir bandang akhir November lalu. Meski sekolah mereka terdampak, bahkan ada yang hanyut, semangat belajar tak padam.

Sebanyak 1.229 siswa menjadi korban banjir, terdiri dari 640 siswa SMP dan 589 siswa SD, menurut data Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Padang.

Salah satu kisah pilu datang dari SDN 49 Batang Kabung, Koto Tangah. Bangunan sekolah luluh lantak diterjang banjir bandang, Jumat (28/11/2025).

“SDN 49 hanyut dibawa banjir,” kata Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Padang, Nurfitri, Senin (8/12/2025).

Meski kehilangan sekolah, 84 siswa SDN 49 tetap mengikuti Asesmen Sumatif Akhir Semester (ASAS) dengan menumpang di SD IT Buah Hati.

“Ujian berlangsung dengan lancar, seluruh siswa tetap konsentrasi mengerjakan soal,” ujar Nurfitri.

Bahkan, semangat siswa untuk tetap bersekolah sangat tinggi. SD Kalam Kudus memberikan bantuan seragam kepada siswa yang seragamnya hanyut terbawa banjir.

“Seluruh siswa melaksanakan ujian dengan berseragam lengkap, siswa dibantu pakaian seragamnya oleh pihak lain,” jelas Nurfitri.

Orang tua siswa pun antusias mengantarkan anak-anak mereka ke sekolah, memberikan dukungan moral di tengah kesulitan. Disdikbud memastikan pelaksanaan ujian akhir semester tetap berjalan lancar meski banyak siswa terdampak banjir.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *