Jakarta – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas Presiden Prabowo Subianto menuai sorotan tajam setelah ribuan kasus keracunan massal dilaporkan di berbagai daerah. Data terbaru menunjukkan lebih dari 11.500 anak menjadi korban hingga Oktober 2025.
Badan Gizi Nasional (BGN) mencatat 75 kasus keracunan massal terkait MBG dari Januari hingga Oktober 2025. Sebagian besar korban tersebar di Pulau Jawa.
Program MBG bertujuan mengatasi masalah gizi buruk dan stunting, serta meningkatkan kualitas pendidikan. Namun, implementasinya justru menimbulkan masalah serius.
Hingga September 2025, lebih dari 6.400 kasus keracunan terkait MBG tercatat di 16 provinsi. Jawa Barat, DI Yogyakarta, dan Jawa Tengah menjadi wilayah dengan dampak terparah.
Ribuan siswa mengalami gejala seperti sakit perut, muntah, dan diare. Kelompok rentan seperti anak-anak, ibu hamil, lansia, dan penderita penyakit bawaan mengalami gejala lebih berat.
Keracunan MBG menyebabkan dampak kesehatan serius, seperti mual, muntah, diare, dehidrasi berat, sesak napas, hingga kejang. Lebih dari 1.200 siswa dirawat di rumah sakit khusus.
Selain itu, kejadian ini menimbulkan trauma psikologis bagi korban dan kekhawatiran di kalangan orang tua. Sekolah terpaksa ditutup sementara dan kepercayaan masyarakat terhadap keamanan pangan nasional menurun.
Insiden keracunan massal ini diperkirakan menimbulkan kerugian hingga Rp 2,9 triliun. Kerugian ini mencakup biaya pengobatan darurat, penarikan produk MBG sebanyak 1,4 miliar porsi, serta hilangnya produktivitas.
Sejumlah kota melaporkan kasus keracunan MBG, antara lain Bogor, Garut, Ngawi, Lembang, dan Cipongkor. Ratusan hingga ribuan siswa menjadi korban di setiap daerah.
Kritik terhadap program MBG mencuat akibat proses memasak yang tidak sempurna, sanitasi buruk, dan penggunaan bahan baku berkualitas rendah. Pengelolaan dana yang tidak transparan dan pengawasan yang lemah juga menjadi sorotan.
Evaluasi menyeluruh terhadap program MBG mendesak dilakukan. Investigasi terhadap seluruh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SP











