Jakarta – Komisi V DPR RI menegaskan pengawasan terhadap Standar Pelayanan Minimal (SPM) jalan tol harus terus diperketat agar masyarakat mendapat layanan yang aman, nyaman, dan sesuai standar. Penegasan itu disampaikan Anggota Komisi V DPR RI, Zigo Rolanda, usai mengikuti Rapat Dengar Pendapat Panitia Kerja (Panja) Pengawasan SPM Jalan Tol di Kompleks Parlemen, Jakarta, Kamis (9/7/2026).
Dalam rapat tersebut, Panja menghadirkan Direktur Jenderal Bina Marga, Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Kementerian Pekerjaan Umum, dan perwakilan Badan Usaha Jalan Tol (BUJT).
Zigo mengatakan Panja Komisi V DPR RI terus memantau penerapan SPM di seluruh ruas tol di Indonesia. Menurut dia, pengawasan ini penting agar pelayanan kepada pengguna jalan tol tetap aman, nyaman, dan berkualitas.
“Standar Pelayanan Minimal harus benar-benar diterapkan secara konsisten. Masyarakat berhak memperoleh layanan jalan tol yang aman, nyaman, dan sesuai standar yang telah ditetapkan,” kata Zigo.
Legislator asal Daerah Pemilihan Sumatera Barat I itu menjelaskan, pembahasan dalam rapat mencakup sejumlah aspek yang langsung berkaitan dengan kebutuhan pengguna jalan tol. Di antaranya kondisi jalan, keselamatan, kelancaran arus lalu lintas, serta mutu fasilitas dan pelayanan di setiap ruas tol.
“Seluruh aspek tersebut menjadi perhatian Panja karena berkaitan langsung dengan keselamatan dan kenyamanan masyarakat saat menggunakan jalan tol,” ujarnya.
Zigo menambahkan, Komisi V DPR RI akan terus menjalankan fungsi pengawasan terhadap pelaksanaan SPM jalan tol. Ia menilai langkah itu penting untuk mendorong pemerintah dan badan usaha jalan tol meningkatkan kualitas layanan secara berkelanjutan.
Ia berharap hasil pembahasan Panja dapat memperkuat penerapan standar pelayanan di seluruh ruas tol, sehingga masyarakat memperoleh layanan yang semakin baik.











