Limapuluh Kota – Kodim 0306/50 Kota mempercepat pemasangan sistem pompanisasi di Jorong Buluh Kasok, Kenagarian Sarilamak, Kecamatan Harau, sebagai upaya mengatasi kekeringan yang selama ini menghambat produktivitas pertanian warga. Melalui program TNI Manunggal Membangun Desa/Nagari (TMMD/N) ke-129 Tahun Anggaran 2026, sektor pertanian di wilayah itu ditargetkan menjadi lebih tangguh menghadapi musim kemarau.
Personel TNI bersama warga turun langsung ke lapangan untuk mengerjakan proyek tersebut. Mereka memasang pipa, pompa, membangun rumah pompa, hingga menarik jaringan air ke titik yang dibutuhkan.
Di bawah komando Komandan Satuan Tugas (Dansatgas) TMMD/N, Letnan Kolonel Inf Adi Nofriadi Nata, pengerjaan dilakukan secara gotong royong agar selesai lebih cepat. Ia menegaskan, kerja bersama TNI dan masyarakat menjadi bagian penting dalam memperkuat ketahanan bangsa.
“Gotong royong ini bukan sekadar kerja bakti biasa, melainkan kemitraan erat antara TNI dan rakyat yang menjadi fondasi pertahanan kekuatan bangsa dan tidak dapat dipatahkan,” kata Letkol Inf Adi Nofriadi Nata saat meninjau lokasi, Jumat (17/7/2026).
Pengerjaan di lapangan tidak mudah. Medan yang berat memaksa personel TNI dan warga bekerja ekstra untuk memasang unit pipa, pompa, membangun benteng rumah pompa, serta menarik aliran air menuju lahan pertanian.
Kehadiran sistem pompanisasi ini diperkirakan mampu meningkatkan hasil panen secara signifikan. Pasokan air yang tersedia sepanjang tahun akan mendorong indeks pertanaman naik, sekaligus mengurangi beban biaya petani yang selama ini harus menyewa pompa sendiri saat kemarau.
Selain pembangunan fisik, petani setempat juga mendapat pelatihan tentang cara mengoperasikan dan merawat sistem pompa agar bisa digunakan secara mandiri dan berkelanjutan.
Program TMMD ke-129 ini tak hanya menyasar irigasi pertanian, tetapi juga memastikan ketersediaan air bersih untuk kebutuhan harian masyarakat setempat.











