Parik Malintang – Kepala Staf Kepresidenan (KSP) M. Qodari meninjau langsung dampak bencana banjir dan longsor di Kabupaten Padang Pariaman, Sabtu (29/1). Infrastruktur rusak parah dan ribuan warga mengungsi akibat bencana ini.

Bupati Padang Pariaman, John Kenedy Azis, melaporkan kondisi terkini wilayahnya kepada M. Qodari. Ia menyebutkan bahwa 14.500 jiwa terdampak dan hampir 3.000 warga mengungsi.

“Sekarang warga kami benar-benar sangat membutuhkan bantuan, Pak. Terutama bantuan pangan dan pakaian,” ujar John Kenedy Azis.

M. Qodari menegaskan pentingnya percepatan pendataan infrastruktur yang rusak, terutama jalan dan jembatan. Ia meminta agar data tersebut segera disampaikan ke pemerintah pusat untuk ditindaklanjuti.

“Semua, baik jalan, jembatan, irigasi maupun fasilitas umum lainnya, harus segera didata dan kemudian disampaikan untuk ditindaklanjuti pemerintah pusat melalui kementerian dan lembaga terkait,” kata M. Qodari.

Salah satu infrastruktur yang ditinjau adalah Jembatan Anduriang di Kecamatan 2×11 Kayu Tanam yang putus akibat banjir.

Awalnya, M. Qodari berencana mengunjungi posko utama pengungsian di Kampung Galapuang. Namun, karena mendesaknya situasi lapangan, fokus dialihkan ke titik-titik kerusakan infrastruktur berat.

“Meski begitu, kami tetap menginstruksikan tim untuk menuju Posko Galapuang guna menyampaikan bantuan dari Presiden,” tambahnya.

Turut mendampingi kunjungan KSP antara lain Wakil Bupati Rahmat Hidayat, Danrem 032 Wirabraja, Anggota Forkopimda Provinsi Sumbar, Forkopimda Padang Pariaman, Sekda, dan beberapa Kepala OPD terkait.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *