Lubuk Basung – Bupati Agam, Ir. H. Benni Warlis, MM, Dt. Tan Batuah, menekankan pentingnya kerja sama lintas pihak untuk memperkuat Program Nagari Creative Hub Berbasis Masjid (NCHBM). Penegasan itu disampaikan saat ia membuka Rapat Koordinasi dan Evaluasi NCHBM di Aula Bappeda Agam, Kamis (25/6).

Benni menyebut NCHBM dirancang untuk menjadikan masjid bukan hanya sebagai tempat ibadah, tetapi juga pusat kreativitas, inovasi, dan pemberdayaan ekonomi masyarakat nagari.

“Melalui NCHBM, nilai spiritual, sosial, dan ekonomi dapat bersatu dalam satu gerakan menuju nagari yang beriman, mandiri, sejahtera, dan berbudaya,” ujarnya.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Nagari (DPMN) Agam, Handria Asmi, menjelaskan program itu lahir dari kebutuhan mengoptimalkan kembali fungsi masjid sebagai pusat pembinaan masyarakat, pendidikan, dan pengembangan ekonomi umat.

Ia mengatakan, pada 2025 NCHBM memasuki fase fondasi dan konsolidasi. Sejumlah langkah telah ditempuh, mulai dari penyusunan modul, pembentukan tim pembina, hingga penetapan 32 masjid percontohan yang tersebar di 16 kecamatan.

Menurut Handria, masjid-masjid percontohan itu telah menjalankan berbagai kegiatan, mulai dari keagamaan, sosial, pendidikan, kesehatan, hingga pemberdayaan UMKM dengan dukungan sejumlah OPD dan instansi terkait.

“Rapat ini menjadi momentum untuk mempersiapkan fase pengembangan tahun 2026 yang akan difokuskan pada penguatan kegiatan produktif, kelembagaan, infrastruktur, dan digitalisasi,” katanya.

Benni menegaskan, keberhasilan NCHBM tidak dapat diukur hanya dari banyaknya kegiatan seremonial. Yang lebih penting, kata dia, adalah manfaat nyata yang dirasakan masyarakat, seperti tumbuhnya usaha ekonomi, meningkatnya pemasaran produk lokal, keterlibatan generasi muda, dan naiknya kesejahteraan warga.

“Kita tidak ingin NCHBM berhenti pada launching semata. Harus ada aktivitas yang tumbuh dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat,” tegasnya.

Karena itu, ia meminta seluruh OPD, pemerintah kecamatan, nagari, dan pengurus masjid memperkuat sinergi serta menyusun langkah konkret sesuai tugas masing-masing.

“Saya ingin setelah rapat ini ada aksi nyata. Semua pihak harus bergerak bersama agar NCHBM menjadi model pembangunan nagari yang produktif, kreatif, dan bermanfaat bagi masyarakat,” ujarnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *