Dharmasraya – Pemerintah Kabupaten Dharmasraya mengalokasikan anggaran pembangunan infrastruktur senilai Rp14,769 miliar untuk Kecamatan Asam Jujuhan.

Dana tersebut disalurkan melalui enam kegiatan pembangunan tahun 2026 sebesar Rp6,769 miliar dan alokasi tambahan Rp8 miliar pada tahun 2027.

Bupati Dharmasraya, Annisa Suci Ramadhani, memprioritaskan peningkatan kapasitas Jalan Sinamar–Sungai Limau menggunakan tambahan anggaran tahun 2027 tersebut.

Kepala Bidang Bina Marga Dinas PUPR, Willy Kurniawan, mengonfirmasi alokasi dana untuk peningkatan kapasitas jalan tersebut telah tersedia dalam anggaran tahun depan.

Sebanyak enam kegiatan pembangunan saat ini sedang berlangsung di wilayah Asam Jujuhan dan ditargetkan rampung pada akhir tahun 2026.

Camat Asam Jujuhan, Mashuri Thaib, menyatakan proses pengerjaan proyek tersebut terus dipantau agar selesai tepat waktu pada 29 Oktober 2026.

Pemerintah daerah tengah membangun fasilitas toilet dan tempat salat di Nagari Alahan Nan Tigo serta Lubuk Malintang dengan dana Rp92,7 juta.

Proyek lainnya meliputi pembangunan kantor dan ruang tahanan Polsubsektor Asam Jujuhan yang menelan biaya Rp1,730 miliar.

Pemerintah juga melakukan peningkatan serta rehabilitasi Jalan Sungai Limau–Batu Kangkung dengan total anggaran Rp2 miliar.

Pengerasan jalan sepanjang delapan kilometer dan pembangunan rigit beton sepanjang 500 meter di ruas Alahan Nan Tigo–Lubuk Besar mendapatkan dukungan CSR TKA sebesar Rp2,6 miliar.

Pembangunan los pasar di Nagari Alahan Nan Tigo turut memperoleh alokasi dana sebesar Rp346 juta.

Tokoh masyarakat Nagari Alahan Nan Tigo, Johar Alamsyah Dt. Malayu Batuah, mengapresiasi langkah pemerintah dalam membenahi infrastruktur di wilayahnya.

“Atas nama masyarakat, kami mengucapkan terima kasih kepada Ibu Bupati Annisa Suci Ramadhani dan Pemerintah Kabupaten Dharmasraya,” ujar Johar.

“Kami berharap seluruh kegiatan berjalan lancar, selesai tepat waktu, dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” lanjutnya.

Seluruh pembiayaan infrastruktur ini bersumber dari APBD Kabupaten Dharmasraya serta dukungan CSR, termasuk dari KUD Sinamar.

Selain infrastruktur, pemerintah memberikan program peremajaan perkebunan sawit rakyat dengan nilai bantuan Rp60 juta per hektare bagi tiga kelompok tani.

Kecamatan Asam Jujuhan juga menerima dukungan rehabilitasi sekolah yang bersumber dari APBN.

Nilai total bantuan peremajaan sawit dan rehabilitasi sekolah belum dihitung karena luas lahan serta rincian biaya masih dalam proses pendataan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *