Padang – Pemerintah Provinsi Sumatera Barat memperkuat profesionalisme aparatur sipil negara melalui pengisian jabatan berbasis kompetensi dan kapasitas.
Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Barat, Arry Yuswandi, melantik 33 pejabat administrator dan pengawas di lingkungan pemerintah provinsi pada Kamis (29/10/2026).
Prosesi pelantikan berlangsung di Auditorium Gubernuran, Kota Padang.
Sebanyak 17 orang dilantik sebagai pejabat administrator atau eselon III, sementara 16 orang lainnya mengisi posisi jabatan pengawas atau eselon IV.
Para pejabat tersebut ditempatkan pada 12 perangkat daerah, termasuk Dinas Pendidikan, Dinas Kesehatan, dan Badan Pendapatan Daerah.
Arry menekankan bahwa jabatan struktural dan fungsional memiliki peran berbeda namun sama-sama krusial bagi organisasi.
Pemerintah provinsi kini menerapkan kebijakan penilaian inovasi bagi pejabat fungsional yang akan naik ke jenjang Ahli Muda dan Ahli Madya.
Kebijakan tersebut diwajibkan untuk memastikan setiap ASN memiliki kapasitas yang mumpuni sesuai bidang tugasnya.
“Ini merupakan kebijakan internal di lingkungan Pemprov Sumbar,” tegas Arry.
Arry menambahkan bahwa inovasi tersebut nantinya akan dinilai langsung oleh Tim Penilai Kepegawaian yang ia pimpin.
Pengisian jabatan struktural ke depan juga akan diperkuat melalui penerapan sistem manajemen talenta yang objektif.
“Tujuannya agar dalam pengisian jabatan bukan didasari rasa suka atau tidak suka terhadap para calon, tetapi betul-betul berdasarkan aspek kompetensi dan kepatutan,” ujar Arry.
Pejabat yang baru dilantik diminta segera memahami tugas pokok, tanggung jawab, serta batasan kewenangan masing-masing.
Arry mengingatkan pentingnya menjaga etika birokrasi melalui hubungan kerja yang harmonis antara atasan dan bawahan.
“Semua ada mekanismenya,” tutur Arry.
Pelantikan ini dihadiri oleh sejumlah kepala dinas dan pejabat pimpinan tinggi pratama di lingkungan Pemerintah Provinsi Sumatera Barat.











