Beijing – Universitas Negeri Padang (UNP) memperluas jejaring kerja sama internasional dengan mengikuti China-Indonesia Education Cooperation Symposium di Beijing University of Technology (BJUT), Rabu (8/7/2026). Forum ini menjadi ajang bagi perguruan tinggi di Padang dan Beijing untuk menjajaki kolaborasi di bidang pendidikan, riset, dan pengembangan sumber daya manusia.
Delegasi Padang Juara yang dipimpin Wali Kota Padang Fadly Amran bersama Tim Percepatan Bidang Pendidikan Kota Padang serta tujuh pimpinan perguruan tinggi di Padang hadir dalam agenda diplomasi pendidikan tersebut. Pertemuan ini mempertemukan langsung institusi pendidikan tinggi dari Indonesia dan China untuk membuka peluang kerja sama yang lebih luas.
Fadly Amran menegaskan, Program Padang Juara merupakan investasi jangka panjang Pemerintah Kota Padang untuk mencetak generasi berdaya saing global. Melalui program itu, pemerintah menyiapkan beasiswa luar negeri sekaligus membuka akses kemitraan antara perguruan tinggi di Padang dan universitas-universitas di Tiongkok, termasuk pengembangan program dual degree.
Senior Eksekutif UNP yang juga Tim Percepatan Bidang Pendidikan Kota Padang, Prof. Ganefri, Ph.D., menyambut baik kebijakan tersebut. Ia menilai Program Padang Juara menjadi langkah strategis untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia.
“Sinergi antara pemerintah daerah dan perguruan tinggi menjadi fondasi penting agar mahasiswa Kota Padang memperoleh kesempatan belajar di perguruan tinggi bereputasi internasional serta memperluas jejaring akademik global,” ujarnya.
Pada sesi presentasi institusi, Rektor UNP Ir. Krismadinata, Ph.D., memaparkan capaian internasional UNP. Salah satunya, UNP menempati peringkat ke-34 dunia pada indikator SDGs 4 atau Quality Education dalam Times Higher Education (THE) Impact Rankings 2026.
Krismadinata menegaskan komitmen UNP untuk mendukung Program Padang Juara melalui pengembangan program dual degree bersama perguruan tinggi di Beijing. Selain itu, UNP juga menawarkan kerja sama dalam joint research, pengembangan program akademik, pengabdian kepada masyarakat bertaraf internasional, pertukaran mahasiswa dan dosen, hingga pengembangan talenta.
Simposium ini juga menghadirkan presentasi dari sejumlah perguruan tinggi di Beijing yang memaparkan program internasional dan peluang kolaborasi dengan kampus-kampus di Indonesia. Pertemuan tersebut diharapkan menjadi langkah konkret dalam membangun kemitraan pendidikan berkelanjutan antara Padang dan Beijing.
Rangkaian kegiatan dibuka dengan sambutan Wakil Presiden Beijing University of Technology, Liu Zhaomiao. Setelah itu, Fadly Amran, Prof. Ganefri, serta Direktur International Relations Division of Beijing Municipal Education Commission yang mempromosikan program Study in Beijing, turut memberikan sambutan. Selanjutnya, pimpinan perguruan tinggi dari Padang dan Beijing mempresentasikan profil institusi masing-masing serta peluang kerja sama internasional.
Keikutsertaan UNP dalam simposium ini menjadi bagian dari upaya memperkuat internasionalisasi sekaligus mendukung Program Padang Juara melalui perluasan akses pendidikan, riset, dan kolaborasi global. Langkah ini juga sejalan dengan SDGs 4 Pendidikan Berkualitas dan SDGs 17 Kemitraan untuk Mencapai Tujuan.











