Jakarta – Ketua Deputi Pembinaan Keluarga Pejabat Publik DPP PKS, Hj. Nevi Zuairina, menegaskan bahwa ketahanan keluarga menjadi fondasi utama dalam melahirkan kepemimpinan yang amanah dan berintegritas.
Pernyataan tersebut disampaikan dalam acara Sarasehan dan Training ISPIMDA DPP PKS 2026 yang diselenggarakan di Hotel Pullman Jakarta Central Park.
Kegiatan ini secara khusus mengangkat tema “Strong Family, Strong Leadership: Membangun Kinerja Pejabat Publik dari Keluarga.”
Nevi menyebut keluarga memiliki posisi strategis sebagai pendukung utama keberhasilan setiap pejabat publik dalam melayani masyarakat.
Ia menilai peran istri tidak sekadar mengurusi urusan domestik, melainkan menjadi penjaga nilai moral serta sumber ketenangan di tengah dinamika pemerintahan.
“Jabatan publik bersifat sementara, tetapi kehormatan, integritas, dan keteladanan akan selalu dikenang,” ujar Nevi.
Nevi menambahkan bahwa keluarga harus menjadi tempat persemaian nilai kejujuran, kesederhanaan, dan tanggung jawab bagi para pemegang amanah rakyat.
Anggota DPR RI dari Daerah Pemilihan Sumatera Barat II ini merumuskan tiga pilar penting, yakni mewujudkan rumah tangga sakinah, memperkuat pengawasan moral, serta membudayakan hidup sederhana.
Ia turut mengapresiasi materi pelatihan yang mencakup pengembangan kapasitas seperti public speaking, storytelling, hingga metode pengasuhan anak berbasis digital.
Menurutnya, peningkatan kapasitas perempuan sangat penting agar mereka mampu tampil percaya diri dan inspiratif di lingkungan sosial.
“Kita ingin para istri pejabat publik bukan sekadar hadir mendampingi, melainkan menjadi pribadi yang kompeten, mampu menginspirasi, dan memberikan kontribusi nyata bagi lingkungan sosialnya,” tegasnya.
Nevi berharap forum ISPIMDA 2026 ini mampu mempererat solidaritas serta komitmen para keluarga pejabat publik dalam pengabdian kepada bangsa.
Ia menutup arahannya dengan menekankan bahwa kualitas pelayanan publik sangat bergantung pada integritas yang dibangun dari dalam rumah tangga.
“Keluarga yang kuat akan melahirkan kepemimpinan yang kuat,” pungkas Nevi Zuairina.











