DHARMASRAYA – Program Nagari Creative Hub (NCH) di Nagari Sungai Duo, Kabupaten Dharmasraya, mulai memberikan dampak ekonomi signifikan bagi pelaku usaha lokal.

Seorang pelaku usaha kriya fashion, Vera, berhasil mencatatkan omzet sebesar Rp950 ribu hanya dalam waktu satu jam melalui pemasaran digital.

Pencapaian tersebut diraih Vera saat melakukan siaran langsung melalui akun TikTok NCH Sungai Duo pada Jumat (30/10/2026).

“Saya baru live sekitar satu jam menggunakan akun TikTok NCH Sungai Duo. Alhamdulillah, hasilnya langsung terasa. Omzet yang saya dapat sudah mencapai Rp950 ribu,” ujar Vera di Ruang Terbuka Hijau (RTH) Nagari Sungai Duo, Kecamatan Sitiung.

Vera menyatakan kehadiran NCH menjadi solusi efektif bagi pelaku UMKM yang sebelumnya belum terbiasa memanfaatkan platform digital.

Program ini memberikan fasilitas pemasaran sekaligus pendampingan intensif dari satuan tugas NCH dan perangkat daerah Pemerintah Provinsi Sumatera Barat.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Provinsi Sumbar, Mahdianur, menjelaskan bahwa Nagari Sungai Duo termasuk dalam 13 lokasi pengembangan program NCH sejak tahun 2025.

Pihaknya kini telah membina sembilan pelaku UMKM di bidang kriya fashion dan kuliner di nagari tersebut.

Kegiatan ekonomi ini difasilitasi melalui transaksi langsung maupun daring menggunakan akun TikTok @nchlapaunagari.sungaiduo.

“Melalui NCH, kita ingin membantu UMKM lokal memperluas jangkauan pemasaran. Mereka tidak hanya mengandalkan transaksi secara langsung, tetapi juga didorong untuk memanfaatkan platform digital agar produknya dapat menjangkau pasar yang lebih luas,” tegas Mahdianur.

Kawasan NCH Sungai Duo ke depannya akan berfungsi sebagai ruang kreativitas masyarakat yang aktif setiap hari Sabtu malam.

Pemerintah Provinsi Sumatera Barat berharap program ini mampu meningkatkan kapasitas usaha dan daya saing produk lokal hingga ke pasar nasional.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *