Pangian – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Andalas (Unand) menghasilkan sejumlah produk inovatif di Nagari Pangian, Kecamatan Lintau Buo, Kabupaten Tanah Datar. Produk-produk ini merupakan hasil kolaborasi mahasiswa dengan masyarakat setempat selama masa KKN.

Produk yang dihasilkan meliputi wedang jahe, pestisida nabati, sabun cuci dari minyak jelanta, dan permen sapi.

Selain itu, mahasiswa KKN juga menyusun Rancangan Peraturan Nagari (Ranpernag) tentang Manajemen Pengelolaan Sampah Nagari dan peta irigasi Nagari Pangian.

Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) KKN Unand, DR Feri Lismanto, menjelaskan bahwa produk-produk tersebut merupakan program kerja mahasiswa yang disesuaikan dengan jurusan dan keilmuan masing-masing.

“Diharapkan produk yang dihasilkan ini bermanfaat untuk masyarakat dan bisa diproduksi terus menerus oleh masyarakat,” ujar Feri.

Wali Nagari Pangian, Hijrah Adi Sukrial, menyampaikan apresiasi atas kontribusi mahasiswa KKN Unand. Ia menyebut kehadiran mahasiswa KKN sebagai bentuk kolaborasi antara pemerintah nagari dan akademisi dalam membangun nagari.

“Produk mahasiswa KKN ini sudah diproduksi oleh masyarakat. Bahkan, khusus untuk produk wedang jahe, ini sudah dijual dan sudah ada transaksinya,” kata Hijrah.

Acara perpisahan mahasiswa KKN dengan pemerintah nagari digelar pada Jumat, 7 Februari 2025. Pada malam harinya, mahasiswa KKN juga mengadakan perpisahan dengan masyarakat dan acara hiburan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *