Bukittinggi – Universitas Islam Negeri (UIN) Sjech M. Djamil Djambek mewisuda 1.371 lulusan dalam dua hari, Rabu (3/9) dan Kamis (4/9).
Acara wisuda angkatan ke-X ini berlangsung di Auditorium Student Centre kampus.
Rincian wisudawan terdiri dari 1.281 sarjana, 87 magister, dan 3 doktor.
Rektor UIN Bukittinggi, Prof. Silfia Hanani, menekankan pentingnya peran lulusan di masyarakat.
“Wisuda adalah titik berangkat menuju pengabdian,” ujarnya.
Untuk menghindari kemacetan, kampus membagi pelaksanaan wisuda menjadi dua hari.
Hari pertama diikuti 646 lulusan dari FTIK, Fakultas Syariah, Pascasarjana (S2), dan Program Doktoral (S3).
Hari kedua mewisuda 725 lulusan dari FUAD dan FEBI.
Prof. Silfia Hanani juga berpesan agar alumni tidak hanya mencari kerja, tetapi juga menciptakan lapangan kerja.
“Pendidikan yang dibekali UIN Bukittinggi jadikan senjata untuk bisa berkiprah di Masyarakat,” katanya.
Kampus saat ini membuka kesempatan beasiswa seluas mungkin bagi mahasiswa.
UIN Bukittinggi terus berkomitmen mengembangkan kualitas pendidikan dan memperluas jaringan internasional.











