Padang – Universitas Andalas (Unand) terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung sektor pertanian di Sumatera Barat. Fakultas Pertanian Unand menawarkan bantuan kepada pemerintah daerah untuk memulihkan lahan pertanian yang rusak akibat banjir bandang beberapa waktu lalu.
Dekan Fakultas Pertanian Unand, Prof. Indra Dwipa, menyatakan kesiapan timnya untuk memetakan kondisi lahan terdampak dan memberikan solusi konkret.
“Kami siap membantu pemerintah meningkatkan pertanian di Sumbar,” tegas Indra usai Rapat Senat Terbuka Dies Natalis Fakultas Pertanian ke-71, Jumat (12/12).
Selain fokus pada pemulihan lahan, Fakultas Pertanian Unand juga memberikan perhatian khusus kepada mahasiswa yang terdampak banjir.
“Kami menjamin mahasiswa yang terdampak bencana banjir bandang hingga tamat,” ujar Indra. Bantuan yang diberikan berupa beasiswa pendidikan dan biaya kos.
Fakultas Pertanian Unand juga mencatatkan prestasi gemilang dengan meraih akreditasi unggul untuk lima program studi dan akreditasi internasional untuk dua program studi.
“Ini menggambarkan kita dihargai orang lain,” kata Indra. Akreditasi ini menjadi daya tarik bagi calon mahasiswa dan menjadi nilai tambah bagi lulusan saat memasuki dunia kerja.
Prestasi lain yang diraih Fakultas Pertanian Unand antara lain publikasi dosen terindeks Scopus terbaik dan penelitian yang masuk empat besar di Unand. Peningkatan juga terjadi pada jumlah penerimaan mahasiswa baru.
Fasilitas pendukung perkuliahan seperti laboratorium, kebun percobaan, dan ruang kuliah yang modern terus ditingkatkan untuk menunjang kegiatan belajar mengajar.











