Padang – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyatakan kesiapannya mendukung Kota Padang dalam penyediaan hunian sementara (huntara) dan hunian tetap (huntap) bagi warga terdampak bencana hidrometeorologi.

Kepala BNPB, Suharyanto, menegaskan komitmen tersebut saat menanggapi permintaan Pemerintah Kota (Pemko) Padang.

Pemko Padang tengah berupaya membangun sekitar 500 unit huntap sebagai solusi jangka panjang bagi warganya yang kehilangan tempat tinggal.

Wali Kota Padang, Fadly Amran, menyampaikan apresiasi atas dukungan BNPB selama ini, mulai dari tanggap darurat hingga rehabilitasi dan rekonstruksi.

“Dukungan ini mempercepat pemulihan tepat sasaran,” ujarnya.

Saat ini, 80 kepala keluarga telah direlokasi ke Huntara Rumah Khusus Nelayan di Koto Tangah.

Pemko Padang telah menyiapkan lahan seluas 5.000 meter persegi di belakang Pasar Simpang Haru untuk pembangunan sekitar 100 unit huntara semi permanen.

Selain huntara dan huntap, Pemko Padang juga mengharapkan dukungan pemerintah pusat dalam normalisasi sungai, perbaikan infrastruktur lingkungan, dan program pemulihan lanjutan.

Fadly menambahkan, pihaknya tengah mempercepat validasi data korban serta kerusakan di lima kecamatan terdampak sebagai dasar penyusunan anggaran dan perencanaan rehabilitasi rekonstruksi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *