Padang – Pemerintah Kota Padang tengah berpacu dengan waktu untuk merampungkan validasi data kerusakan akibat banjir bandang yang menerjang akhir November 2025 lalu. Validasi ini krusial agar bantuan dari pemerintah pusat bisa segera disalurkan.

Wali Kota Padang, Fadly Amran, menegaskan komitmennya untuk mempercepat proses tersebut. Hal ini disampaikan saat mengikuti Rapat Koordinasi (Rakor) yang dipimpin langsung oleh Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Muhammad Tito Karnavian, Selasa (6/1/2026).

Mendagri Tito Karnavian menekankan pentingnya data yang akurat dan valid sebagai dasar penyaluran bantuan, rehabilitasi, dan rekonstruksi pascabencana. Ia meminta pemerintah daerah terdampak untuk aktif berkoordinasi dengan BNPB dan kementerian terkait.

Banjir dan longsor yang melanda Kota Padang berdampak pada 67.563 warga di lima kecamatan. Kerugian ditaksir mencapai Rp2,97 triliun, meliputi kerusakan ribuan rumah, jembatan, jalan, bendungan, irigasi, dan fasilitas publik lainnya.

“Kita mendukung penuh kebijakan pemerintah pusat dalam pemulihan wilayah terdampak bencana,” ujar Fadly Amran. Ia juga menambahkan bahwa Pemko Padang akan memperkuat langkah mitigasi bencana untuk menekan risiko kejadian serupa di masa mendatang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *