Jakarta – Indosat Ooredoo Hutchison (IOH) mencatat lonjakan trafik data lebih dari 20% selama periode Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/2026 dibandingkan tahun sebelumnya. Peningkatan ini didorong oleh tingginya aktivitas digital masyarakat di berbagai wilayah.

Lonjakan trafik data secara nasional mencapai 15% dibandingkan hari biasa. Hal ini menunjukkan konsumsi digital semakin meluas, tidak hanya di kota besar, tetapi juga di area wisata dan pusat ekonomi baru.

Guna mengantisipasi lonjakan tersebut, Indosat memperkuat kapasitas jaringan di titik-titik strategis. Perusahaan juga mengoptimalkan jaringan melalui Digital Intelligence Operations Center (DIOC) berbasis AI.

Teknologi ini memantau performa jaringan secara aktual dan menyesuaikan kapasitas secara adaptif di lokasi dengan kenaikan trafik.

Director and Chief Technology Officer Indosat Ooredoo Hutchison, Desmond Cheung, mengatakan pertumbuhan trafik data mencerminkan perkembangan ekonomi digital Indonesia.

Indosat memperkuat kapasitas jaringan di wilayah yang mencatat lonjakan trafik tertinggi, seperti Bogor, Sukabumi, Tangerang, Garut, Bandung, Klaten, Denpasar, dan lainnya.

Lima aplikasi yang mengalami lonjakan penggunaan tertinggi adalah TikTok, WhatsApp, Instagram, Facebook, dan YouTube.

Indosat didukung lebih dari 208.000 BTS 4G dan BTS 5G yang tersebar di seluruh Indonesia, dengan 1.404 titik BTS 5G. Pertumbuhan BTS 4G sebesar 7,7% dibandingkan tahun sebelumnya.

Selain itu, Indosat mempercepat pemulihan layanan jaringan telekomunikasi di Aceh pascabencana. Tingkat pemulihan jaringan Indosat di Provinsi Aceh telah mencapai 97,5%.

Indosat juga menambah jumlah personel teknis di seluruh lokasi terdampak dan berkoordinasi dengan berbagai pihak terkait. Tim siaga ditempatkan di lokasi strategis seperti bandara, terminal, dan rumah sakit.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *