Jakarta – Kia mengawali 2026 dengan catatan penjualan yang menguat di pasar global. Pada kuartal pertama tahun ini, pabrikan asal Korea Selatan itu mencatat pertumbuhan stabil, ditopang penjualan di luar Korea yang mencapai 228.978 unit pada Maret dan kenaikan di pasar domestik menjadi 56.404 unit atau tumbuh 12,8 persen dibanding periode yang sama tahun lalu.
Kinerja paling menonjol datang dari Eropa. Kia membukukan rekor penjualan bulanan baru dengan total 58.750 unit kendaraan terjual.
Di Korea, Sorento menjadi model kendaraan penumpang Kia yang paling laris dengan 10.870 unit. Posisi berikutnya ditempati Sportage sebanyak 5.540 unit dan Carnival 5.407 unit.
Secara global, SUV tetap menjadi tulang punggung penjualan Kia. Pada Maret, Sportage mencatat 48.885 unit, disusul Seltos dengan 31.761 unit dan Sorento sebanyak 21.285 unit.
Di lini elektrifikasi, kontribusi kendaraan listrik mulai terlihat semakin kuat, terutama di Korea. Sepanjang Maret, penjualan EV Kia di pasar domestik mencapai 16.187 unit, dengan EV3, EV5, dan PV5 menjadi model terdepan.
Rangkaian capaian itu menunjukkan bahwa adopsi kendaraan listrik kini tak lagi berada pada tahap awal, melainkan telah memasuki fase komersial yang lebih matang seiring kesiapan produk dan penerimaan konsumen.
Penguatan juga terlihat pada portofolio EV Kia secara global. Pabrikan ini terus mengembangkan lini kendaraan listrik untuk menjawab kebutuhan konsumen yang semakin beragam. Model seperti EV6, EV9, hingga PV5 menjadi contoh pendekatan Kia dalam menghadirkan EV dengan karakter berbeda, baik untuk mobilitas harian maupun kebutuhan khusus. Dengan strategi tersebut, elektrifikasi tidak lagi ditempatkan sebagai lini terpisah, melainkan bagian dari pengembangan produk secara menyeluruh.
Pengakuan internasional pun mengiringi langkah Kia. Merek ini dinobatkan sebagai “Best Manufacturer” dalam TopGear.com EV Awards 2026, penghargaan yang menilai keseluruhan jajaran kendaraan listrik di pasar Inggris. Penilaian itu menyoroti konsistensi Kia dalam menghadirkan EV yang kompetitif dari sisi performa, nyaman, mudah digunakan, dan relevan bagi beragam pengguna.
Di Indonesia, tren serupa mulai terbentuk. Konsumen kini makin terbiasa membandingkan produk lintas merek dan pasar, dengan ekspektasi yang tak lagi berhenti pada spesifikasi teknis semata. Mereka juga menilai seberapa jauh sebuah kendaraan mampu menjawab kebutuhan mobilitas secara menyeluruh. Arus informasi global membuat standar itu terbentuk semakin cepat dan terbuka.
“Perkembangan yang kami lihat secara global mencerminkan perubahan ekspektasi konsumen yang semakin dinamis, termasuk di Indonesia. Kia secara konsisten membangun arah yang tidak hanya berfokus pada produk, tetapi juga pada bagaimana teknologi, desain, dan pengalaman eksklusif dapat hadir secara relevan dalam kehidupan sehari-hari. Ke depan, kami ingin memastikan bahwa konsumen di Indonesia dapat mengakses standar dan inovasi yang sama dengan yang kami hadirkan di pasar global,” ujar Rendy Pratama, Head of Marketing Kia Sales Indonesia.











