Jakarta – Peringatan Hari Kartini menjadi pengingat akan kuatnya peran perempuan dalam kerja-kerja sosial. Hal itu tercermin dari kiprah Jana Sandra melalui Rumah Donasi Jana, yang sejak 2012 menyalurkan bantuan bagi masyarakat rentan di Jakarta, Bekasi, Bogor, dan Jawa Barat.

Melalui lembaga tersebut, bantuan diberikan kepada kaum dhuafa, anak yatim, janda, dan lansia. Penyalurannya dilakukan lewat berbagai kegiatan, mulai dari pembagian kebutuhan pokok, bakti sosial, hingga layanan pengobatan gratis.

Jana Sandra mengatakan, keterlibatannya di kegiatan sosial berangkat dari dorongan pribadi untuk membantu orang lain.

“Berawal dari hati yang ingin membantu orang yang membutuhkan,” ujarnya.

Ia menjelaskan, aktivitas sosialnya sudah dimulai sejak 2010 bersama rekan-rekan sekolah lewat sebuah komunitas kemanusiaan. Pengalaman itu kemudian mendorongnya membentuk Rumah Donasi Jana sebagai wadah pengabdian yang lebih berkelanjutan.

“Saya bisa membuat program donasi sendiri serta mampu menggalang dana dari teman-teman sendiri,” katanya.

Di luar aktivitas sosial, Jana juga berprofesi sebagai dosen di STIAMI, ITL Trisakti, dan Universitas Terbuka. Meski padat, ia tetap turun langsung ke lapangan bersama sekitar 20 relawan.

Kegiatan Rumah Donasi Jana menjangkau wilayah Jakarta, Bekasi, Bogor, dan sejumlah daerah di Jawa Barat, dengan sekitar 100 penerima manfaat. Program yang dijalankan mencakup bimbingan belajar untuk anak yatim, pembangunan jembatan, pembangunan tempat wudhu di masjid, kunjungan museum, hingga kegiatan bagi anak penderita kanker di rumah sakit di Jakarta.

Selain itu, mereka juga menggelar workshop kamera lubang jarum Indonesia dan kegiatan mendongeng untuk anak-anak yatim sebagai bagian dari upaya mengembangkan kreativitas.

Dalam menjalankan programnya, Jana mengakui ada sejumlah kendala di lapangan. Cuaca dan akses lokasi menjadi hambatan utama.

“Tantangan terbesar selama menjalankan kegiatan sosial adalah cuaca hujan, jalanan banjir, serta lokasi yang sulit dilalui karena kondisi jalan yang buruk,” ujarnya.

Ke depan, Jana berharap Rumah Donasi Jana bisa menjangkau lebih banyak masyarakat yang membutuhkan. Ia juga ingin penghimpunan dana semakin besar agar program bantuan dapat diperluas.

“Rumah Donasi Jana dapat menggalang dana dengan jumlah yang lebih besar serta dapat menjangkau masyarakat yang membutuhkan donasi lebih luas,” tutupnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *