Bandung Barat – Pabrik perlengkapan tanggap darurat di Cilame, Cikupa, Bandung Barat, Jawa Barat, terus memperluas produksi untuk memenuhi kebutuhan kemanusiaan dan para petualang alam bebas.
Usaha yang dikelola talenta muda jebolan ITB itu memproduksi berbagai perlengkapan SAR dan tanggap darurat, mulai dari velbed, tenda SAR, tenda posko, hingga tenda family bagi keluarga terdampak bencana.
Haris Hidayat mengatakan pabriknya kini menjadi pemasok kebutuhan tanggap darurat bagi BNPB dan sejumlah lembaga kemanusiaan lainnya.
“Kita menjadi pemasok kebutuhan tanggap darurat di BNPB dan di banyak lembaga kemanusiaan lain,” ujar Haris, Senin (4/5), di tengah aktivitas mesin pabrik.
Lebih dari 40 anak muda bekerja di pabrik itu untuk merampungkan berbagai pesanan perlengkapan tanggap darurat. Haris menegaskan, semangat kemanusiaan menjadi dasar kerja di tempat tersebut.
“Ikhtiar untuk kemanusiaan menjadi moto kami di pabrik ini,” katanya.
Selain fokus pada produk SAR, Hagam Equipment Specialist juga mulai menyiapkan kebutuhan bagi pecinta petualangan di alam bebas. Manajer Hagam Equipment Specialist, Reza, menyebut pihaknya telah merancang outfit khusus untuk segmen tersebut.
“Ya, kita sudah merancang outfit bagi petualang alam bebas. Potensinya luar biasa karena kecenderungan Gen Z saat ini ingin merasakan sensasi petualangan,” ujar Reza.
Reza menambahkan, tahun ini Hagam juga akan meluncurkan outlet online untuk melayani pemesanan perlengkapan SAR dan outfit petualangan secara daring.
“Ya, kami tengah merancang toko online atau outlet online untuk memenuhi pemesanan para petualang bebas akan keperluan petualangannya,” ujarnya.
Hagam Equipment Specialist, kata Haris, memegang tiga prinsip utama dalam menjalankan usaha, yakni kualitas nomor satu, kepercayaan konsumen, dan kejujuran.
“Semoga ikhtiar ini bermanfaat bagi semua operasi kemanusiaan,” ujar Haris.











