Palupuh – Bupati Agam, H. Benni Warlis, MM, Dt. Tan Batuah, menegaskan pencegahan kebakaran hutan dan lahan menjadi tanggung jawab bersama saat menghadiri Apel Siaga Karhutla Tahun 2026 yang dirangkai dengan simulasi pemadaman di lapangan sepakbola Nagari Pasia Laweh, Kecamatan Palupuh, Kamis (21/5).
Kegiatan itu digelar untuk meningkatkan kesiapsiagaan seluruh unsur terkait menghadapi potensi kebakaran hutan dan lahan, terutama saat musim kemarau yang rawan memicu titik api.
Benni mengatakan, Karhutla tidak hanya merusak lingkungan dan ekosistem, tetapi juga berdampak pada kesehatan masyarakat, aktivitas ekonomi, hingga keberlangsungan hidup generasi mendatang.
“Karhutla tidak hanya merusak lingkungan dan ekosistem, tetapi juga berdampak terhadap kesehatan masyarakat, aktivitas ekonomi, serta keberlangsungan kehidupan generasi mendatang. Karena itu, kesiapsiagaan dan langkah pencegahan harus menjadi prioritas utama,” ujarnya.
Ia juga mengimbau masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar. Warga diminta segera melapor jika menemukan titik api atau indikasi kebakaran di wilayahnya.
Menurut Benni, upaya pencegahan akan efektif bila pemerintah, aparat keamanan, relawan, dan masyarakat bergerak dalam satu langkah.
Usai apel siaga, petugas gabungan langsung mempraktikkan simulasi pemadaman kebakaran hutan dan lahan.
Dalam simulasi itu, petugas memperagakan tahapan penanganan kebakaran mulai dari deteksi dini, koordinasi antarinstansi, hingga teknik memadamkan api di lokasi kejadian.











