Padang – Semen Padang memastikan tiket final Jaringan Pemred Sumbar (JPS) Cup 2026 setelah menaklukkan Bank Nagari 2-1 pada laga semifinal di lapangan minisoccer Dobi Sport Hub, Sabtu sore, 6 Juni 2026. Pertandingan berlangsung ketat dalam durasi 2×15 menit, namun Semen Padang mampu membalikkan keadaan setelah sempat tertinggal lebih dulu.
Laga yang dipimpin wasit berlisensi PSSI, Hendri, langsung berjalan cepat sejak menit awal. Bank Nagari membuka keunggulan saat pertandingan baru memasuki menit kedua lewat pemain bernomor punggung 6 yang berhasil menembus pertahanan Semen Padang.
Pendukung Bank Nagari sempat bersorak menyambut gol cepat itu. Namun, keunggulan tersebut tidak bertahan lama karena Semen Padang perlahan bangkit dan mulai menekan balik.
Riko menjadi pembeda dalam pertandingan ini. Pada menit ke-20, Semen Padang mendapat tendangan bebas setelah terjadi kemelut di depan gawang Bank Nagari. Riko yang maju sebagai eksekutor menuntaskan peluang itu dengan sepakan melengkung yang tak mampu diantisipasi kiper lawan. Skor pun berubah menjadi 1-1.
Belum sempat Bank Nagari menyusun serangan balasan, Riko kembali mencatatkan namanya di papan skor. Tiga menit berselang, tepatnya pada menit ke-25, pemain bernomor punggung 4 itu melepaskan tembakan jarak jauh yang melaju deras ke gawang Bank Nagari. Kiper hanya terpaku melihat bola bersarang di jala.
Gol kedua Riko memastikan Semen Padang unggul 2-1 sekaligus mengunci kemenangan. Hasil itu membuat tim tersebut berhak melangkah ke partai puncak dan tinggal menunggu lawan dari semifinal kedua antara Bawaslu dan Soju Hitam.
Sebelum pertandingan, suasana sempat cair ketika Ketua JPS Sumbar, Adrian Tuswandi, yang juga kapten Soju Hitam, melontarkan candaan kepada para pemain Semen Padang. Turnamen yang memperebutkan Piala Bergilir Andre Rosiade itu pun menyisakan tensi tinggi sekaligus keakraban antarpeserta.
Kini, perhatian tertuju pada laga semifinal kedua untuk menentukan siapa lawan Semen Padang di final. Pertanyaan berikutnya, apakah Riko kembali menjadi ancaman utama bagi tim yang akan dihadapi pada pertandingan penentu.











