Padang – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Padang menetapkan jadwal pendaftaran Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) tahun ajaran 2026/2027 untuk jenjang SD dan SMP. Proses pendaftaran dibuka serentak pada 22 hingga 24 Juni 2026.
Kepala Disdikbud Kota Padang, Yopi Krislova, mengingatkan masyarakat agar tidak menunggu hingga batas akhir pendaftaran. Ia menegaskan setiap calon peserta didik perlu mengikuti tahapan yang sudah ditentukan agar proses berjalan lancar.
“SPMB Kota Padang tahun ajaran 2026/2027 resmi dimulai pada 22 Juni. Kami mengimbau masyarakat agar tidak terlambat mengikuti tahapan yang telah ditetapkan,” kata Yopi di Padang, Selasa (2/6/2026).
Untuk jenjang SD, Disdikbud membuka tiga jalur penerimaan, yakni domisili, afirmasi, dan mutasi. Pendaftaran dilakukan langsung di salah satu SD negeri dengan membawa formulir yang diunduh dari laman resmi SPMB Kota Padang.
Seleksi calon murid SD ditentukan berdasarkan syarat usia. Setiap calon murid hanya bisa memilih satu jalur, dengan maksimal dua pilihan sekolah pada jalur domisili. Adapun jalur afirmasi dan mutasi tidak dibatasi wilayah.
Sementara itu, pendaftaran SMP dilakukan secara daring melalui laman https://psb.diknaspadang.id. Pada jenjang ini, tersedia empat jalur penerimaan, yaitu domisili, prestasi, afirmasi, dan mutasi.
Disdikbud akan memperketat proses verifikasi pada jalur prestasi. Sertifikat akademik maupun nonakademik milik calon siswa akan diperiksa untuk memastikan keabsahannya.
“Prestasi yang digunakan harus benar-benar valid. Baik prestasi akademik maupun nonakademik akan kami kurasi dan verifikasi keabsahannya agar tidak ada sertifikat yang tidak sesuai atau dibuat oleh pihak yang tidak bertanggung jawab,” ujar Yopi.
Ia juga menegaskan, istilah sekolah favorit di Kota Padang sudah tidak lagi relevan. Menurut dia, hasil Tes Kemampuan Akademik (TKA) menunjukkan kemampuan siswa di sekolah negeri kini relatif merata.
“Sebenarnya tidak ada lagi sekolah favorit. Hasil TKA menunjukkan kemampuan siswa di berbagai sekolah cukup beragam dan merata. Yang terpenting adalah memilih jalur sesuai kondisi masing-masing,” ucapnya.
Pemko Padang optimistis pelaksanaan SPMB tahun ini akan berjalan lancar, seperti tahun sebelumnya yang dinilai minim kendala. Hasil seleksi dijadwalkan diumumkan pada 25 Juni untuk SD dan 26 Juni untuk SMP.
Informasi lengkap mengenai mekanisme pendaftaran dapat diakses melalui laman resmi SPMB Kota Padang, website Disdikbud, maupun layanan helpdesk yang tersedia.











