Padang – Universitas Negeri Padang (UNP) memperkuat langkah untuk meningkatkan kualitas publikasi ilmiah dengan menggelar Workshop Penulisan Artikel Ilmiah Berbasis Systematic Literature Review (SLR) Menuju Publikasi Bereputasi. Kegiatan yang berlangsung di Lantai 5 Gedung Pusat Informasi dan Perpustakaan UNP, Senin (6/7/2026), ini diikuti 60 asisten riset dosen di lingkungan kampus tersebut.

Selama dua hari pelaksanaan, peserta dibekali keterampilan menyusun artikel ilmiah berbasis SLR, metode yang banyak digunakan untuk menghasilkan publikasi di jurnal bereputasi internasional. Program ini menjadi bagian dari upaya UNP mendorong budaya riset sekaligus memperluas produktivitas karya ilmiah sivitas akademika.

Kepala UPT Perpustakaan dan Penerbitan UNP, Prof. Dr. Asrul Huda, S.Kom., M.Kom., mengatakan kampusnya terus mengoptimalkan berbagai fasilitas yang sudah tersedia untuk meningkatkan kualitas dan jumlah publikasi.

Salah satu yang dimaksimalkan adalah akses ke basis data dan jurnal internasional yang telah dilanggan universitas. Namun, menurut dia, pemanfaatan sumber referensi itu masih perlu diperluas agar memberi dampak lebih besar bagi produktivitas akademik.

“UNP telah memiliki akses ke berbagai jurnal internasional, termasuk ScienceDirect. Ke depan, pemanfaatannya akan terus kami optimalkan agar semakin banyak dosen dan peneliti yang mampu menghasilkan publikasi pada jurnal bereputasi internasional,” ujar Asrul Huda.

Workshop ini menghadirkan dua narasumber, yakni Dr. Agariadne Dwinggo Samala dari Fakultas Teknik UNP dan Dr. Ricvan Dana Nindrea dari Fakultas Kedokteran UNP. Keduanya memaparkan tahapan penyusunan Systematic Literature Review kepada peserta.

Kegiatan tersebut juga sejalan dengan komitmen UNP dalam mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDGs 4 tentang Quality Education melalui peningkatan kapasitas akademik dan kompetensi peneliti. Selain itu, program ini mendukung SDGs 9 tentang Industry, Innovation and Infrastructure dengan mendorong lahirnya publikasi ilmiah berkualitas sebagai penguat ekosistem riset, inovasi, dan pengembangan ilmu pengetahuan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *