Padang – Pemerintah Provinsi Sumatera Barat menaruh harapan besar kepada kepengurusan baru Dewan Koperasi Indonesia Wilayah (Dekopinwil) Sumbar periode 2025-2030 untuk mempercepat transformasi koperasi menjadi kekuatan ekonomi rakyat yang modern, profesional, dan berdaya saing.

Wakil Gubernur Sumbar Vasko Ruseimy mengatakan, kepengurusan baru itu diharapkan mampu menjadi mitra strategis pemerintah daerah dalam membangun ekosistem koperasi yang lebih kuat dan responsif terhadap tantangan ekonomi masyarakat.

“Kami berharap Dekopinwil menjadi mitra strategis pemerintah daerah, tidak hanya sebagai wadah gerakan koperasi, tetapi juga mampu memperkuat pendampingan, edukasi, advokasi, dan peningkatan kapasitas koperasi sehingga tumbuh sehat, profesional, serta memberi manfaat nyata bagi anggotanya,” ujar Vasko di Padang, Rabu (8/7/2026).

Ia menilai komposisi pengurus yang banyak diisi generasi muda menjadi modal penting untuk membawa koperasi masuk ke era baru yang lebih adaptif terhadap perkembangan teknologi dan kebutuhan dunia usaha.

Menurut Vasko, tingginya literasi digital anak muda perlu dimanfaatkan untuk mengubah koperasi menjadi organisasi ekonomi yang modern, inklusif, dan relevan bagi generasi milenial maupun generasi Z. Dengan begitu, regenerasi anggota koperasi dapat terus terjaga dan stigma bahwa koperasi hanya diminati kalangan usia lanjut bisa dihapus.

Selain mendorong transformasi digital, Vasko juga mengingatkan koperasi di Sumbar agar tidak bergantung pada usaha simpan pinjam semata. Ia mendorong koperasi memperluas usaha ke sektor riil seperti produksi, perdagangan, dan jasa agar memberi nilai tambah lebih besar bagi anggota.

Pemprov Sumbar, lanjutnya, juga terus mendorong pengembangan koperasi berbasis syariah sebagai implementasi falsafah Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah. Menurutnya, langkah itu akan memperkuat identitas sekaligus daya saing koperasi di Sumbar.

Vasko juga meminta Dekopinwil ikut mengambil peran aktif dalam mengawal pengembangan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih yang sudah terbentuk di seluruh kabupaten dan kota di Sumbar.

“Kolaborasi yang kuat antara pemerintah daerah dan Dekopinwil menjadi kunci untuk memastikan koperasi, termasuk Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih, mampu tumbuh sehat, produktif, dan benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat,” ucapnya.

Menanggapi hal itu, Ketua Dekopinwil Sumbar Gun Sugianto menegaskan pengurus yang dipimpinnya siap memperkuat posisi Dekopin sebagai mitra strategis pemerintah dalam membangun ekonomi kerakyatan.

Ia menyebut, Dekopinwil akan menjalankan fungsi pendampingan, edukasi, fasilitasi, mediasi, hingga advokasi bagi koperasi primer maupun sekunder agar semakin profesional dan berdaya saing.

“Kami ingin menjadikan Dekopinwil Sumbar sebagai rumah besar gerakan koperasi yang mampu memperkuat ekonomi masyarakat dari bawah melalui kolaborasi dengan pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan,” ujar Gun.

Di sisi lain, Gun mengungkapkan pihaknya juga akan mengupayakan agar Sumbar menjadi tuan rumah Hari Koperasi Nasional (Harkopnas) ke-80 pada 2027 dan Konferensi Koperasi Internasional pada 2028.

Menurut dia, dua agenda itu diharapkan menjadi momentum untuk memperkenalkan kemajuan gerakan koperasi Sumbar sekaligus memperluas jejaring kerja sama di tingkat nasional maupun internasional. Ia optimistis, pelaksanaan dua kegiatan tersebut akan memberi manfaat besar bagi kemajuan daerah dan kesejahteraan masyarakat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *