Jakarta – Pemerintah pusat menyetujui sejumlah dukungan untuk memperkuat sektor pertanian dan peternakan di Dharmasraya setelah Bupati Dharmasraya, Annisa Suci Ramadhani, bertemu Menteri Pertanian RI Amran Sulaiman di Kantor Kementerian Pertanian, Jakarta, Rabu (9/7/2026).

Dukungan itu meliputi bantuan alat dan mesin pertanian, pembangunan irigasi, serta program optimalisasi lahan. Langkah ini diharapkan mempercepat peningkatan produksi pertanian daerah.

Annisa menargetkan bantuan tersebut dapat mendongkrak produktivitas 5.500 hektare sawah di Dharmasraya untuk memperkuat ketahanan pangan daerah.

Dalam pertemuan itu, pemerintah daerah juga mengajukan solusi atas tingginya biaya bahan baku pakan yang selama ini menjadi beban peternak unggas lokal.

Dharmasraya menawarkan potensi lahan seluas 14.961 hektare untuk pengembangan jagung sebagai sumber bahan baku pakan mandiri. Usulan itu langsung mendapat persetujuan dari Kementerian Pertanian untuk bantuan pengembangan jagung seluas 820 hektare pada tahun ini.

Annisa berharap alokasi tersebut bisa terus bertambah agar Dharmasraya kelak dapat memenuhi kebutuhan pakan secara mandiri.

Tak hanya pangan, pemerintah pusat juga menyetujui pengembangan kopi seluas 250 hektare di kawasan perhutanan sosial. Menurut Annisa, pemanfaatan lahan untuk perkebunan kopi jauh lebih produktif dibandingkan penebangan liar.

“Daripada masyarakat menebang hutan, lebih baik dimanfaatkan untuk pengembangan perkebunan kopi yang produktif sehingga memberikan nilai ekonomi bagi masyarakat,” ujar Annisa.

Ia menyampaikan apresiasi atas dukungan pemerintah pusat yang dinilai penting untuk meningkatkan kesejahteraan petani sekaligus menjaga kelestarian lingkungan.

Annisa menegaskan pihaknya akan terus memperkuat sinergi dengan kementerian agar seluruh potensi pertanian di Dharmasraya dapat dikelola secara optimal.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *