Sawahlunto – Anggota Komisi V DPR RI Zigo Rolanda memastikan pembangunan infrastruktur di Kota Sawahlunto terus berlanjut melalui pengawalan program Inpres Jalan Daerah (IJD) ruas Lubuk Pinang–Perumnas Talimato senilai Rp26,8 miliar.

Zigo menyampaikan komitmen tersebut saat meninjau rencana pembangunan jalan di Kota Sawahlunto pada Kamis (22/10/2026).

Kegiatan reses ini turut dihadiri Wakil Wali Kota Sawahlunto Jeffry Hibatullah, Anggota DPRD Sumbar Yogi Pratama, serta Kepala Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Sumatera Barat Elsa Putra Friandi.

Zigo menjelaskan bahwa proyek tersebut sempat menghadapi tantangan perubahan alokasi anggaran dari rencana awal yang sempat diusulkan turun menjadi Rp9 miliar.

Berkat upaya pengawalan di tingkat pusat, anggaran sebesar Rp26,8 miliar tersebut berhasil dipertahankan untuk pembangunan infrastruktur daerah.

“Alhamdulillah, anggaran sekitar Rp26 miliar ini tetap dipertahankan, namun pelaksanaannya menggunakan skema tahun jamak,” ujar Zigo.

Ia menambahkan bahwa skema kontrak tahun jamak memungkinkan pekerjaan berlangsung selama dua tahun anggaran agar penyelesaian pembangunan lebih optimal.

Zigo menekankan pentingnya pemerintah daerah untuk proaktif menyiapkan usulan pembangunan agar tidak terkendala masalah administrasi.

“Pemerintah daerah harus lebih proaktif menyiapkan usulan pembangunan, jangan sampai kesempatan mendapatkan dukungan terlewat karena keterlambatan administrasi,” tegasnya.

BPJN Sumatera Barat mencatat proyek sepanjang 3,6 kilometer ini akan mengubah kondisi jalan dari tanah menjadi aspal.

Proyek tersebut saat ini memasuki tahap tender dan ditargetkan mulai dikerjakan pada akhir November 2026 dengan target penyelesaian pada pertengahan 2027.

Kepala BPJN Sumatera Barat Elsa Putra Friandi menyebut usulan pembangunan ini berasal dari Pemerintah Kota Sawahlunto yang kemudian dievaluasi secara berjenjang.

Wakil Wali Kota Sawahlunto Jeffry Hibatullah mengapresiasi dukungan Zigo dalam memperjuangkan pembangunan infrastruktur tersebut.

Pemerintah kota berharap dukungan serupa dapat berlanjut untuk proyek strategis lainnya seperti penataan kawasan Kota Lama dan pengembangan sistem penyediaan air minum.

Zigo menegaskan bahwa sinergi antara wakil rakyat dan pemerintah daerah sangat krusial agar kebutuhan infrastruktur masyarakat dapat terealisasi melalui mekanisme nasional.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *