Tanah Datar – Pemerintah Kabupaten Tanah Datar mewajibkan seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk meningkatkan penyebarluasan program dan capaian pembangunan melalui media sosial.

Langkah ini diambil agar masyarakat mendapatkan informasi transparan mengenai kinerja serta inovasi yang dilakukan pemerintah daerah.

Staf Ahli Bupati Tanah Datar, Armen Yudi, menyampaikan instruksi tersebut saat membuka kegiatan penguatan kapasitas pengelola media sosial di Aula Kantor Bupati, Senin (2/11/2026).

Armen menegaskan bahwa di era keterbukaan informasi saat ini, media sosial berperan sebagai saluran utama masyarakat dalam mengakses data pelayanan publik.

Setiap OPD wajib menjadikan publikasi program sebagai tanggung jawab utama dalam penyelenggaraan pemerintahan daerah.

“Jangan sampai pemerintah daerah sudah bekerja, sudah melaksanakan berbagai program dan kegiatan, tetapi masyarakat tidak mengetahui hasilnya karena kurangnya penyampaian dan penyebarluasan informasi,” ujar Armen.

Ia menekankan bahwa pemerintah harus bekerja dengan sungguh-sungguh sekaligus mampu mengomunikasikan hasil kerja tersebut kepada masyarakat luas.

Pihaknya meminta seluruh kepala OPD memberikan perhatian serius agar informasi terkait inovasi dan capaian kinerja dapat tersaji secara cepat, menarik, dan akuntabel.

Armen menambahkan bahwa publikasi bukanlah sekadar dokumentasi formal, melainkan bentuk pertanggungjawaban pemerintah kepada publik.

Dalam kesempatan yang sama, ia menginstruksikan Dinas Komunikasi dan Informatika untuk segera merancang aplikasi dasbor bernama INFUS atau Informasi Untuk Semua OPD.

Aplikasi tersebut berfungsi memantau keaktifan perangkat daerah dalam menyampaikan informasi sebagai bagian dari upaya membangun budaya kerja yang terbuka.

Armen pun mengingatkan para admin media sosial bahwa posisi mereka sangat strategis bagi citra pemerintah daerah di ruang digital.

“Saudara bukan hanya bertugas mengambil foto, membuat video, atau mengunggah informasi ke media sosial, lebih dari itu, saudara adalah bagian dari wajah pemerintah daerah di ruang digital,” tegasnya.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Tanah Datar, Dedi Tri Widono, menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan menyeragamkan narasi pembangunan di seluruh instansi.

Peserta kegiatan terdiri dari para kepala OPD, kepala bagian, camat, serta dua orang pengelola media sosial dari setiap unit kerja.

Dedi berharap pelatihan ini mampu mendorong peningkatan kualitas komunikasi publik bagi seluruh jajaran pemerintah daerah.

“Kami berharap melalui kegiatan penguatan kapasitas ini, pengelola media sosial di Tanah Datar semakin profesional, responsif, dan mampu membangun kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah daerah,” ungkap Dedi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *