Agam – Bupati Agam, Benni Warlis menegaskan pentingnya kehadiran Walinagari dalam setiap kegiatan resmi daerah. Hal ini sebagai bentuk tanggung jawab kepada masyarakat.
Penegasan ini disampaikan saat peluncuran penyaluran beras cadangan pemerintah di Surau Ka’bah, Nagari Panampuang, Jumat (18/7).
Bupati menyayangkan ketidakhadiran Walinagari Panampuang dalam kegiatan penting, termasuk agenda bersama Baznas.
Sebagai bentuk ketegasan, Bupati meminta Sekretaris Nagari Panampuang yang hadir sebagai perwakilan untuk tidak melanjutkan keikutsertaannya.
“Kehadiran Walinagari tidak bisa diwakilkan dalam acara resmi seperti ini. Ini adalah bentuk tanggung jawab moral dan pelayanan kepada masyarakat,” ujar Bupati.
Bupati meminta publik mencermati kondisi di lapangan sebelum beropini. Langkah ini bukan pengusiran, melainkan pembinaan dan penegasan disiplin aparatur nagari.
Ketidakhadiran Walinagari Panampuang bukan yang pertama kali dan menjadi keluhan masyarakat.
“Ini bukan tindakan emosional, tapi evaluasi yang sudah lama. Saya sudah minta Camat untuk melakukan pembinaan dan koordinasi ulang,” tegasnya.
Bupati mengingatkan bahwa kegiatan pemerintahan adalah pelayanan kepada masyarakat, bukan sekadar seremonial.
Langkah Bupati Agam ini diapresiasi warga karena dianggap menunjukkan ketegasan dan konsistensi dalam mendorong tata kelola pemerintahan yang lebih baik.











