Malang – Wali Kota Padang, Fadly Amran, tampil sebagai pembicara di Indonesia Creative Cities Festival (ICCF) 2025 yang berlangsung di Kota Malang pada 6-10 November 2025.
Fadly Amran memaparkan potensi Kota Padang menuju Kota Gastronomi dunia pada Sabtu (8/11/25).
Dalam paparannya, Fadly Amran menjelaskan kekayaan gastronomi Kota Padang yang merupakan perpaduan sejarah panjang kota tersebut.
“Ada istilah Urang Padang Jalan Barampek. Ini adalah 4 etnis yang turut mengawali perjalanan Kota Padang, yaitu India, Tionghoa, Nias dan Minang,” jelas Fadly Amran.
Perpaduan empat budaya ini, lanjutnya, kemudian berkembang mulai dari seni hingga kuliner.
Fadly Amran juga menyoroti kekuatan Kota Padang untuk menjadi Kota Gastronomi dunia.
“42,8% pelaku usaha kreatif di Kota Padang bergerak di sektor kuliner. Hampir di setiap kota di Indonesia dan kota besar dunia ada rumah makan Padang,” ungkapnya.
Ia menambahkan, rendang yang dijuluki makanan terenak di dunia, serta adat makan bajamba yang masih dilestarikan, menjadi modal penting.
Kota Padang telah memulai upaya menjadi Kota Gastronomi dunia melalui perhelatan Hari Jadi Kota ke-356, dengan tajuk “Taste of Padang Experience, Road to Gastronomy City”.
ICCF 2025 juga dihadiri oleh Menteri Ekonomi Kreatif Teuku Riefky, Utusan Khusus Presiden Raffi Ahmad, Wakil Menteri Kebudayaan Giring Ganesha Djumaryo, dan Ketum ICCN Fiki Satari.










