Bukittinggi – Kemenkeu Mengajar ke-10 hadir di SMA Negeri 1 Bukittinggi, Senin (10/11), mengenalkan peran penting Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) kepada siswa.

Inisiatif sukarela dari pegawai Kementerian Keuangan ini bertujuan menyebarkan semangat cinta tanah air dan literasi keuangan.

Kepala Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Bukittinggi, Cholid Mawardi, menyampaikan bahwa Kemenkeu Mengajar tahun ini mengusung tema “Mengenal Uang Kita, Membangun Masa Depan”.

APBN, yang sebagian besar bersumber dari pajak, merupakan wujud gotong royong membangun bangsa.

“Setiap Rp 1.000.000 pendapatan negara, Rp 200.000 dialokasikan untuk sektor pendidikan,” ujar Cholid.

Selain APBN, Cholid juga menekankan pentingnya mengelola keuangan pribadi di era digital.

Acara ini melibatkan 46 relawan dari Kementerian Keuangan dari berbagai kota.

Simulasi penanganan penyelundupan barang terlarang oleh Bea Cukai menggunakan anjing pelacak menjadi puncak acara.

Kepala SMAN 1 Bukittinggi, Silva Dusun, mengapresiasi program ini sebagai inisiatif mulia yang memberikan inspirasi kepada siswa.

“Kegiatan ini membawa manfaat ganda, yaitu peningkatan wawasan dan pembentukan karakter,” kata Silva.

Silva berharap program ini dapat memotivasi siswa untuk memilih Sekolah Kedinasan.

Dalam empat tahun terakhir, sekitar 30 alumni SMAN 1 Bukittinggi berhasil masuk ke Kementerian Keuangan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *