Mekah – Wakil Ketua Komisi VI DPR RI Andre Rosiade memanjatkan doa dari Tanah Suci agar bencana kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang melanda sejumlah wilayah di Indonesia segera berakhir.
Ajakan tersebut disampaikan Andre saat menjalankan ibadah umrah di kawasan Masjidil Haram, Mekah, Arab Saudi, pada Minggu (18/10/2026).
Andre berbincang mengenai kondisi terkini karhutla di Indonesia bersama Ustaz Syafiq Riza Basalamah dan Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho.
Ia menekankan bahwa perjuangan memadamkan api memerlukan keseimbangan antara kerja keras di lapangan dan doa kepada Tuhan.
Pemerintah saat ini telah mengerahkan puluhan ribu personel dari unsur TNI, Polri, serta relawan untuk memadamkan api di berbagai provinsi.
Selain personel darat, pemerintah juga mengoperasikan puluhan helikopter untuk melakukan pengeboman air atau water bombing di titik-titik kebakaran.
Namun, Andre mengakui bahwa upaya pemadaman menghadapi tantangan berat karena daya rusak api yang sangat besar.
“Puluhan ribu sudah bekerja, Ustaz, bekerja di berbagai provinsi, termasuk puluhan helikopter melakukan pengeboman air, tapi memang daya rusaknya luar biasa,” ujar Andre.
Ia menegaskan bahwa ikhtiar yang dilakukan petugas di lapangan harus dibarengi dengan permohonan agar hujan segera turun.
“Makanya memang kita bukan hanya ikhtiar sekarang, tapi bagaimana kita sekarang berdoa kepada Allah, bekerja tentu iya, pemerintah bekerja keras bersama relawan iya, tapi tentu memang kita butuh pertolongan Allah bagaimana Allah menurunkan hujan,” tambahnya.
Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho turut menyampaikan harapannya agar hujan segera turun guna memadamkan titik api, terutama di lahan gambut yang sulit ditangani.
Ustaz Syafiq Riza Basalamah menanggapi harapan tersebut dengan mengingatkan bahwa doa dan ikhtiar harus berjalan beriringan dalam menghadapi musibah.
Ustaz Syafiq juga mengajak seluruh masyarakat Indonesia, khususnya umat Muslim yang sedang berada di Tanah Suci, untuk mendoakan keselamatan bangsa.
Andre menutup percakapan tersebut dengan kembali mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersatu memanjatkan doa bagi pemulihan kondisi Indonesia.
“Mari kita berdoa bersama-sama,” ujar Andre.
Doa dari Tanah Suci ini menjadi bentuk kepedulian terhadap masyarakat terdampak yang kini masih berjuang menghadapi kabut asap.
Harapan besar disematkan agar seluruh upaya pemadaman segera membuahkan hasil nyata.
Semua pihak mendambakan api segera padam, udara kembali bersih, dan aktivitas warga kembali berjalan normal tanpa gangguan asap.











