Padang Panjang – Sebanyak tujuh calon mahasiswa asal Kota Padang Panjang menerima bantuan dana pendidikan dari Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) setempat untuk mendukung keberangkatan mereka menempuh studi di Timur Tengah.

Total bantuan yang disalurkan mencapai Rp90 juta. Dana itu diberikan dalam program “Padang Panjang Cerdas” dan bersumber dari zakat para Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota Padang Panjang.

Penyerahan bantuan berlangsung di ruang kerja Wali Kota Padang Panjang, Hendri Arnis, Selasa (14/7/2026).

Hendri mengatakan, dukungan tersebut merupakan investasi jangka panjang untuk mencetak kader ulama di masa depan. Ia berharap bantuan itu dapat mengurangi beban biaya keberangkatan para mahasiswa.

“Dana zakat ini kami salurkan untuk membantu generasi muda yang berjuang menuntut ilmu agama. Kami berharap ini menjadi motivasi bagi mereka untuk belajar dengan sungguh-sungguh dan menjaga nama baik daerah,” ujar Hendri.

Ketua Baznas Kota Padang Panjang, Novi Hendri, menyampaikan pihaknya akan terus mendukung pendidikan para mahasiswa tersebut.

Ia menambahkan, selain dari dana zakat, bantuan juga berasal dari donasi masyarakat. Salah satunya datang dari Eka Baramas yang menyumbang Rp22 juta.

Tujuh penerima beasiswa itu adalah Hilwa Humna Syahira, Imam Mursyid, Syukri, Syukra, Muhammad Khadafi, dan Muadz Alhadi. Mereka akan melanjutkan kuliah di Universitas Al-Azhar, Mesir.

Sementara itu, Muhammad Yasin akan menempuh pendidikan di Universitas Al-Ahgaff, Yaman.

Dalam kesempatan tersebut, Hendri juga berpesan agar para mahasiswa mampu beradaptasi dengan lingkungan baru, menjaga kekompakan, dan tetap menjalin komunikasi selama berada di luar negeri.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *