Padang – PT Nindya Karya menegaskan pengerjaan geobag dan bronjong pasir di kawasan Kuranji, Kota Padang, merupakan bagian dari penanganan darurat pascabencana hidrometeorologi yang melanda wilayah tersebut. Perusahaan membantah tudingan negatif yang menyebut pekerjaan itu bermasalah.

Project Manager Nindya Karya Infra 1, Mashudi Agung, mengatakan lokasi penanganan berada di Kelurahan Korong Gadang, Kecamatan Kuranji, tepatnya di belakang Kampus Universitas Adzkia. Menurut dia, titik itu membutuhkan penanganan cepat karena kondisi lereng sungai sudah tergerus dan berpotensi mengancam area sekitar.

Ia menyebut kerusakan tersebut tidak hanya berdampak pada aliran sungai, tetapi juga mengancam kawasan kampus yang berdekatan dengan titik longsoran. Karena itu, perusahaan mengambil langkah sementara agar risiko kerusakan tidak meluas.

“Penanganan tersebut bersifat sementara sambil menunggu pekerjaan permanen yang akan dilaksanakan pada tahap rehabilitasi dan rekonstruksi,” kata Mashudi Agung, Rabu (22/4/2026), kepada wartawan.

Mashudi menambahkan, Korong Gadang menjadi salah satu titik yang terdampak bencana hidrometeorologi pada 27 November 2025. Hingga kini, banjir di kawasan itu juga masih disebut terjadi berulang.

Ia menjelaskan, penanganan darurat di sejumlah titik dilakukan sesuai arahan teknis dari Balai Wilayah Sungai dan Direktorat Operasi terkait. Dalam pelaksanaannya, material yang digunakan diambil dari lokasi tanpa mendatangkan bahan dari luar.

Di Korong Gadang, material pascabanjir yang paling banyak ditemukan adalah pasir. Karena itu, bronjong pasir dipilih sebagai metode proteksi lereng yang dinilai paling cepat dan efektif untuk kondisi darurat.

“Pemilihan bronjong pasir didasarkan pada pertimbangan teknis dan pemanfaatan material setempat, sehingga penanganan bisa segera dilakukan,” ujarnya.

Nindya Karya berharap masyarakat memahami bahwa pekerjaan tersebut merupakan langkah tanggap darurat untuk menahan risiko kerusakan yang lebih besar, bukan pekerjaan permanen akhir.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *