Agam – Bupati Agam, Benni Warlis, membuka secara resmi kegiatan Perkampungan Didikan Subuh (Perkadis) di Surau Kakbah, Nagari Panampuang, Kecamatan Ampek Angkek, Jumat (30/10).

Perhelatan rohani ini berlangsung selama tiga hari mulai 30 Oktober hingga 1 November 2026.

Kegiatan mengusung tema besar tentang pembentukan generasi Qurani yang berjiwa Islami, berakhlakul karimah, berilmu, memiliki jiwa kepemimpinan, serta kokoh dalam ukhuwah Islamiyah.

Program ini terlaksana berkat dukungan dana dari pokok-pokok pikiran Anggota DPRD Kabupaten Agam, Mohamad Zulfikri.

Mohamad Zulfikri mengungkapkan bahwa sebanyak 180 santriwan dan santriwati dari seluruh wilayah Kecamatan Ampek Angkek berpartisipasi dalam agenda tersebut.

Tujuan utama kegiatan ini adalah meningkatkan pemahaman agama sekaligus membentuk karakter, kedisiplinan, kemandirian, dan jiwa kepemimpinan generasi muda.

Ia berharap kegiatan ini mampu memotivasi wilayah lain di Kabupaten Agam untuk turut mengembangkan pembinaan keagamaan bagi anak-anak.

Bupati Agam, Benni Warlis, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut.

Menurut Benni, Perkadis sangat relevan dengan program unggulan Pemerintah Kabupaten Agam, yakni Bangkik dari Surau melalui Gerakan Subuh Bangkit.

Inisiatif ini bertujuan menghidupkan kembali fungsi surau sebagai pusat pendidikan agama dan pembinaan karakter generasi muda.

Benni menjelaskan bahwa surau dalam tradisi Minangkabau berperan krusial dalam membentuk moral, memperkuat keimanan, serta mewariskan nilai-nilai adat dan budaya.

Ia menekankan agar kegiatan ini tidak sekadar menjadi seremonial belaka, melainkan mampu melahirkan generasi Qurani yang berakhlak mulia.

Bupati juga berharap agenda serupa dapat dilaksanakan secara rutin dan berkelanjutan di seluruh penjuru Kabupaten Agam dengan dukungan keluarga, lembaga pendidikan, serta masyarakat.

“Melalui semangat Bangkik dari Surau, mari kita hidupkan kembali surau sebagai pusat pembinaan umat,” ujar Benni.

Ia menambahkan bahwa upaya ini merupakan langkah strategis untuk menyiapkan generasi penerus yang unggul.

“Dari surau kita bangun karakter, dari Didikan Subuh kita siapkan generasi Rabbani, demi mewujudkan Agam Madani yang maju, adil, dan sejahtera,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *