Padang – Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi Ansharullah, menantang ribuan alumni Universitas Negeri Padang (UNP) untuk memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan daerah.

Ajakan tersebut disampaikan Mahyeldi dalam agenda Temu Akbar Alumni IKIP/UNP lintas angkatan di Auditorium UNP, Sabtu (24/10/2026).

Pemerintah Provinsi Sumatera Barat menargetkan penguatan sektor pendidikan serta akselerasi pertumbuhan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) melalui kolaborasi ini.

Mahyeldi menekankan bahwa jejaring alumni di perantauan maupun di ranah harus bertransformasi menjadi mesin penggerak ekonomi yang produktif.

“Potensi alumni ini perlu kita perkuat agar memberikan manfaat nyata bagi Sumatera Barat,” ujar Mahyeldi.

Ia menyoroti peran strategis alumni dalam mendampingi sekitar 740 ribu pelaku UMKM agar mampu meningkatkan kualitas usaha mereka.

Gubernur meminta UNP memanfaatkan keunggulan fakultas untuk membantu standardisasi produk, memperbaiki kemasan, hingga memperluas akses pasar bagi usaha lokal.

Terkait sektor pendidikan, Mahyeldi mendorong alumni berperan sebagai jembatan yang menghubungkan mahasiswa dengan dunia profesional.

Alumni diharapkan dapat memfasilitasi akses magang serta memberikan masukan mengenai penyesuaian kurikulum agar relevan dengan kebutuhan industri.

Menteri Ketenagakerjaan, Yassierli, yang hadir secara daring, turut mengingatkan adanya tantangan besar dalam pasar kerja masa depan.

Ia menyoroti dampak penetrasi kecerdasan buatan, robotika, serta transisi ekonomi hijau yang menuntut kesiapan sumber daya manusia yang mumpuni.

Senada dengan hal tersebut, Rektor UNP, Krismadinata, menyatakan bahwa para lulusan adalah duta yang memikul tanggung jawab atas reputasi almamater.

“Pihaknya mengajak para lulusan untuk terus mempererat ikatan dengan kampus, termasuk melalui dukungan nyata bagi mahasiswa yang membutuhkan bantuan pendidikan,” tutur Krismadinata.

Kegiatan yang bertepatan dengan Dies Natalis ke-72 UNP ini menjadi momentum penyelarasan langkah antara pemerintah, akademisi, dan dunia usaha.

Kolaborasi ini diharapkan menjadi katalisator bagi peningkatan daya saing tenaga kerja sekaligus kesejahteraan masyarakat Sumatera Barat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *