Padang – Wakil Ketua DPRD Kota Padang, Jupri SAP, meninjau langsung pembangunan ruang Bimbingan dan Konseling (BK) di SMPN 6 Padang, Senin (25/5/2026). Kunjungan itu dilakukan untuk memastikan hasil pembangunan yang dibiayai melalui pokok-pokok pikiran atau Pokir benar-benar sesuai dengan rencana dan kebutuhan sekolah.
Jupri, yang akrab disapa Makdang, mengatakan peninjauan tersebut ia lakukan sejak awal proses pembangunan hingga selesai. Menurut dia, pengawasan langsung penting agar pekerjaan berjalan sesuai spesifikasi dan tidak menyimpang dari dokumen kontrak.
“Kita selalu memantau dari awal sampai selesai. Alhamdulillah, pembangunannya sesuai spek. Artinya, proses konstruksi dikerjakan berdasarkan dokumen kontrak,” ujar Jupri.
Ia juga mengecek kualitas material, metode pengerjaan, hingga hasil akhir bangunan. Langkah itu, kata dia, dilakukan untuk memastikan ruang BK yang dibangun benar-benar aman, awet, dan tepat sasaran.
Jupri mengaku bersyukur pembangunan ruang BK di SMPN 6 Padang telah rampung dan hasilnya memuaskan. Setelah dari sekolah itu, ia mengatakan sempat meninjau SMPN 24 Padang yang juga mendapat alokasi Pokir untuk renovasi atap. Seusai itu, ia dijadwalkan melanjutkan pemantauan ke sebuah SD di Gurun Laweh yang juga menerima bantuan serupa.
“Pokir kita memang lebih difokuskan untuk lembaga pendidikan, baik SD maupun SMP,” katanya.
Ia menambahkan, anggaran Pokir juga diarahkan untuk pembangunan mushalla di SMPN 17 Padang serta sejumlah SD dan SMP lainnya. Menurut Jupri, keberadaan mushalla menjadi fasilitas penting untuk mendukung pelaksanaan salat berjamaah di sekolah.
Jupri menegaskan, pemanfaatan Pokir di berbagai sekolah itu juga merupakan bagian dari dukungan terhadap program Padang Juara.
Kepala SMPN 6 Padang, Noverilan, M.Pd., menyampaikan terima kasih atas alokasi Pokir dari Jupri. Ia menilai kehadiran ruang BK tersebut memberikan dampak positif terhadap peningkatan mutu pendidikan di sekolahnya.
“Kita juga berharap Makdang bisa memberikan Pokir untuk lantai hall yang saat ini sudah rusak parah,” ujarnya.











