Aceh Tamiang – Korban banjir di Aceh Tamiang akan segera memiliki hunian sementara (huntara) yang layak. Danantara memastikan huntara yang dibangun di Kuala Simpang siap digunakan.

Hunian sementara ini berbeda dari sebelumnya. Bangunan lebih kokoh, rapi, dan dilengkapi fasilitas memadai.

COO Danantara, Dony Oskaria, memastikan langsung kesiapan huntara tersebut. Ia ingin memastikan tidak ada kendala dalam pembangunan dan semua sesuai standar.

Huntara ini dibangun dengan tiang besi dan baja ringan, berdiri di atas fondasi kokoh setinggi setengah meter. Setiap unit dilengkapi kasur, bantal, dipan, lemari, listrik, wifi, taman bermain anak, air bersih, dan toilet.

Danantara menggandeng BUMN karya untuk membangun huntara ini. Lokasi huntara bahkan menjadi daya tarik baru bagi warga sekitar.

“Langkah ini merupakan komitmen nyata untuk segera menyediakan tempat tinggal yang layak dan aman bagi para pengungsi,” kata Dony Oskaria.

Danantara Indonesia bersama BP BUMN dan sejumlah BUMN serta Himbara terus memacu percepatan pembangunan huntara bagi warga terdampak banjir.

Seorang pekerja bernama Arman mengatakan, ia dan rekan-rekannya bekerja keras untuk memastikan kualitas bangunan sesuai standar. “Saya yang bekerja, saya tahu ini bagus,” ujarnya.

Huntara ini dibangun bersusun dengan desain atap unik dan halaman yang memadai, terletak di tepi jalan antara Kuala Simpang dan Langsa.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *