PADANG PARIAMAN – Komunitas Seni Nan Tumpah (KSNT) kembali menyelenggarakan program Kelana Akhir Pekan Angkatan IV sebagai wadah belajar seni berbasis komunitas bagi masyarakat luas.

Sebanyak 125 peserta dengan rentang usia 4 hingga 68 tahun telah bergabung dalam program yang berlokasi di wilayah Korong Kasai, Kecamatan Batang Anai, Kabupaten Padang Pariaman.

Peserta kegiatan ini tidak hanya berasal dari kawasan sekitar, tetapi juga datang dari berbagai wilayah hingga Kota Padang.

Program kelas reguler ini telah dimulai pada 22 Oktober 2026 dan akan berlangsung secara berkelanjutan hingga April 2027.

Terdapat tujuh bidang seni yang ditawarkan, yakni teater, musik, tari anak, tari remaja, seni rupa, menulis kreatif, dan silek.

Inisiatif ini bertujuan memperluas akses belajar seni sekaligus mengintegrasikan kegiatan berkesenian ke dalam kehidupan sehari-hari masyarakat.

Selain mengasah keterampilan teknis, program ini dirancang untuk membentuk karakter serta melatih kemampuan berpikir kreatif dan kritis.

Wali kelas Kelana Akhir Pekan, Desvy Sagita, menegaskan bahwa pengalaman yang didapatkan peserta selama proses belajar memiliki nilai yang setara dengan hasil karya yang diciptakan.

“Di Kelana Akhir Pekan, peserta mengenali diri, mencoba hal-hal baru, dan belajar menghargai proses,” ujar Desvy.

Ia menambahkan bahwa pihak penyelenggara berkomitmen menciptakan lingkungan yang memberi kebebasan bagi peserta untuk bereksplorasi dan tumbuh bersama lewat seni.

Guna memperkaya wawasan peserta, KSNT juga membuka Panggilan Terbuka Mentor Tamu bagi praktisi, akademisi, maupun masyarakat umum yang ingin berbagi keterampilan.

Bidang yang dibuka mencakup spektrum luas, mulai dari seni pertunjukan, penulisan, hingga keterampilan praktis seperti pertanian, memasak, dan pengelolaan sampah.

Ketua KSNT, Mahatma Muhammad, menjelaskan bahwa keterlibatan mentor tamu bertujuan untuk mengaburkan batasan antara seni dan kehidupan sehari-hari.

“Kami membuka mentor tamu supaya pengetahuan itu masuk ke kelas dan peserta bisa melihat hubungannya sendiri,” kata Mahatma.

Ia meyakini bahwa cara masyarakat mengelola lingkungan dan pangan merupakan bagian dari kebudayaan yang patut dipelajari bersama.

Pendaftaran bagi calon mentor dibuka mulai 19 hingga 25 Oktober 2026, dengan pengumuman mentor terpilih pada 29 Oktober 2026.

Kegiatan kelas mentor tamu dijadwalkan berlangsung antara November 2026 hingga Februari 2027 dengan durasi maksimal tiga pertemuan.

Calon mentor dapat mengakses informasi lebih lanjut melalui situs resmi nantumpah.org atau kanal media sosial @nantumpah dan @kelananantumpah.

Kelana Akhir Pekan merupakan program kelas seni gratis yang dijalankan oleh KSNT dengan semangat sukarela dan swadaya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *