Padang – Gubernur Sumatera Barat (Sumbar), Mahyeldi Ansharullah, menekankan pentingnya menjaga persatuan dan kesatuan bangsa melalui Pancasila. Hal ini disampaikan saat menjadi Inspektur Upacara (Irup) peringatan Hari Kesaktian Pancasila dan Hari Jadi Sumbar ke-80 di halaman kantor gubernur, Rabu (1/10/2025).
Mahyeldi menyebut Pancasila sebagai perekat bangsa menuju Indonesia Raya yang maju.
“Hari ini menjadi pengingat kita bahwa ideologi asing tidak boleh menggantikan Pancasila,” tegasnya.
Ia juga menyoroti ancaman narkoba yang merusak generasi muda.
Pemerintah Provinsi Sumbar menyampaikan apresiasi kepada Kepolisian Sumbar atas penangkapan pengedar sabu-sabu seberat 49.362,06 gram.
“Harusnya kita bangga Kepolisian selalu hadir untuk menciptakan rasa aman dan nyaman di masyarakat,” ujar Mahyeldi.
Sebagai bentuk penghargaan, Gubernur Mahyeldi menyerahkan piagam kepada sejumlah personel kepolisian atas jasa dan prestasi mereka dalam mengungkap kasus narkotika tersebut.
Berikut nama-nama personel yang menerima penghargaan:
- Kombes. Wendi Mahadi, S.I.K, M.A.P (Dirresnarkoba)
- Kompol. Deddy Andriansyah Putra, SH, S.I.K, MH. (PS. Kasubdit 3 Dirresnarkoba)
- Iptu. Istiklal, SH, MH (Ka tim Sus Panit Dirresnarkoba)
- Brigpol. Yogi Wiramadhani (Tim Ops. Dirresnarkoba)
- Brigpol. Fakhrul Ridho, SH (Tim Ops. Dirresnarkoba)
- Brigpol. Riki Andika, SH (Tim Ops. Dirresnarkoba)
- Bripda. Luki Soni, (Tim It. Dirresnarkoba)
- Bripda. Fatha Adya Putra, (Tim It. Dirresnarkoba)
- Bripda. Muhammad Alfis (Tim It. Dirresnarkoba)
Upacara tersebut dihadiri oleh jajaran Forkopimda, Kepolisian Daerah Sumbar, Kepala OPD di lingkup Pemprov Sumbar, serta tokoh masyarakat dan agama.











