Padang – Pemerintah Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan selama arus mudik dan balik Lebaran 2026. Imbauan ini dikeluarkan seiring dengan persiapan perayaan Idul Fitri 1447 Hijriah.

Gubernur Sumbar, Mahyeldi Ansharullah, meminta Dinas Perhubungan, kepolisian, dan instansi terkait untuk bersinergi mengatur lalu lintas dan menjaga keamanan selama masa libur Lebaran.

“Momentum Idul Fitri harus menjadi ruang untuk memperkuat persaudaraan dan kebersamaan, sekaligus memastikan masyarakat dapat merayakan dengan aman dan nyaman,” kata Mahyeldi, Selasa (17/3/2026).

Selain itu, Pemprov Sumbar juga mengizinkan kegiatan takbiran keliling dengan catatan tetap mengutamakan keselamatan dan ketertiban. Pemerintah daerah diminta mengatur pelaksanaannya agar tidak mengganggu ketertiban umum.

Mahyeldi juga mengajak masyarakat untuk memperbanyak takbir, tahlil, dan tahmid sebagai bentuk rasa syukur atas datangnya Hari Raya Idul Fitri.

Pemprov Sumbar juga mengimbau pengurus masjid dan mushalla di sepanjang jalur mudik untuk membuka tempat ibadah selama 24 jam penuh dan menyediakan fasilitas yang memadai bagi para musafir.

“Masjid dan mushalla diharapkan dapat menjadi tempat singgah yang nyaman bagi para pemudik,” ujar Mahyeldi.

Gubernur juga mengingatkan masyarakat agar tetap menjaga ketertiban dan keselamatan selama perjalanan mudik dengan mematuhi aturan lalu lintas.

Pemprov Sumbar mengajak masyarakat untuk mengoptimalkan penyaluran zakat, infak, dan sedekah melalui lembaga zakat agar dapat memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat yang membutuhkan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *